11 Pimpinan OPD Lingkup Pemprov Malut Terancam Nonjob

Redaksi author photo

Ilustrasi.

SOFIFI, BRN
- Rencana mutasi jabatan pimpinan tinggi di internal Pemerintah Provinsi Maluku Utara terendus. Kabarnya, sejumlah 11 pimpinan OPD bakal dinonjobkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, 11 pimpinan yang terancam itu kemungkinan besar OPD-OPD yang kinerjanya diaudit BPK belum lama ini. Termasuk BKD, BKSDM, Dispora, Kominfo, Bappeda, Biro Organisasi, Inspektorat, BPKAD dan DPMPTSP.

Potensi hilangnya belasan jabatan eselon II tersebut menyusul rencana evaluasi oleh Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. Penyebab lainnya yaitu hasil temuan kerugian keuangan negara dan audit kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Maluku Utara beberapa waktu lalu.

“Selain itu, ada beberapa program Gubernur Maluku Utara yang tidak mampu diterjamahkan melalui kinerja yang baik,” sebut sumber terpercaya brindonews.com, Rabu, 21 Desember.

Ia menambahkan, 11 pejabat yang diberhentikan itu rencananya dilelang bersamaan dengan lima jabatan lowong. Yaitu Dinas Pariwisata, Perindag, Biro Adbang, BPBJ dan Nakertrans.

“Lima OPD ini masih dijabat pelaksanan tugas,” katanya.

Kendati begitu, ia tidak merinci kepala OPD mana saja yang bakal ditendang oleh gubernur. 

Kepala BKD Maluku Utara, Idrus Assagaf belum dapat dikonfirmasi. Sampai berita dipublis, brindonews mendapat penjelasan dari pihak BKD. Idrus Assagaf yang dihubungi belum terhubung. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini