Menkomarves: Laut Tidore Banyak Menyimpan Harta Karun

Redaksi author photo

Luhut Binsar Panjaitan.

SOFIFI, BRN
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan resmi membuka gelaran puncak Sail Tidore. Bunyi sirine dan pemukulan Tifa menandai pembukaan acara tahunan ini.

Luhut menjelaskan, Sail Tidore merupakan Sail Indonesia yang Ke-12 dan merupakan suatu kegiatan yang sangat penting yang dapat mendorong serta memperkuat branding “bangga berwisata di Indonesia saja”.

“Kita bangga dan bisa membuat Indonesia semakin bagus karena kita satu. Jadi kalau kita satu dan kompak tidak terpecah-pecah, maka kita yakin Indonesia akan semakin maju. Perbedaan itu silahkan ada, tetapi dalam membangun republik ini kita tidak bisa berbeda,” kata Luhut ketika memberikan sambutan pada pembukaan gelaran puncak Sail Tidore, Sabtu, 26 November.

Luhut meminta kepada kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif, kementrian perdagangan dan Pemerintah daerah supaya selalu mengoptimalkan potensi pariwisata Kota Tidore ke depannya.

“Banyak sekali harta karun yang tersembunyi dalam laut Tidore, tetapi harus dikelola dengan arif. Tidore berpotensi sebagai jalur strategi sail yang nantinya benar-benar dimanfaatkan untuk menarik para wisatawan dan sektor unggulan pertanian seperti cengkeh dan pala yang dipasarkan secara luas. Ingat, dulu penjajah datang ke negeri ini hanya untuk berburu pala dan cengkeh,” sebutnya.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini mengaku Presiden Jokowi sudah memerintahkan agara supaya memelihara sustainablity atau keberlanjutan dari semua sumber daya yang ada di Indonesia.

“Perlu membangun sistem recycle industry supaya tidak cepat terpakai habis. Kita tidak mau generasi Indonesia akan datang menjadi korban dari kebijakan yang kita lakukan sekarang. Dunia saat ini berbicara masalah lingkungan, oleh karena itu mari kita satu pelihara lingkungan, pelihara kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini