Cuek Perintah KPK, Adhita Nickel dan STS Masih Bandel Bayar Pajak

Redaksi author photo

Kallah Soleman.

HALTIM, BRN
- PT Adhita Nickel Indonesia dan PT Sembaki Tambang Sentosa yang beroperasi di Halmahera Timur menunggak pembayaran pajak. Total tunggakan perusahaan tambang dan hilirisasi ini mencapai miliaran rupiah.

Dua perusahaan ekstraktif ini sebelumnya ditegur Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dalam hal percepatan pembayaran. Sayangnya, teguran berupa perintah diabaikan hingga batas waktu yang ditentukan.

Deadline diberikan kedua perusahaan tersebut sampai 4 November 2022. Namun sepersen belum melunasi tunggakan kontribusi pembangunan daerah atau KPD kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. padahal kalendernya sedah lewat 12 hari.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Halmahera Timur, Kallah Soleman mengatakan, kewajiban yang harus dibayar PT Adhita Nickel Indonesia sebesar Rp 1.017.000.000. Sementara PT STS Rp 1.090.000.000. jumlah ini dihitung dari setiap ore nikel yang dijual.

“Sampai sekarang kami menunggu tapi belum ada sama sekali pembayaran. Tunggakan terhitung 2021 dan 2022,” sebut Kallah, Rabu, 16 November.

Kedua perusahaan itu bersikeras dan tidak mau membayar kewajiban sekalipun pemerintah daerah sudah mengkonfirmasi permintaan pembayaran.

Padahal, lanjut Kallah, Kasatgas Korupsi Wilayah V KPK, Dian Patria telah memperingati mereka beberapa waktu lalu. Tapi pihak perusahaan tidak menggubris ultimatum KPK. Bahkan tetap berkepala keras.

“Kami sudah melakukan penagihan batas pembayaran pada 4 November 2022 sesuai waktu yang diberikan KPK kepada perusahaan. Tapi sampai batas waktu yang ditentukan suda lewat, namun pihak perusahaan belum juga menyetor kewajiban mereka kepada pemerintah daerah,” sambungnya.

Menurut Kallah, pihak perusahaan seolah-olah tidak mendengar dan apatis terhadap perintah KPK dan tetap bersikeras tidak melaksanakan kewajiban.

“Meminta kepada kedua managemen perusahaan agar secepatnya membayar sisa tunggakan pajak mereka yang belum diselesaikan. Kami harap perusahaan bersikap koperatif,” pintanya. (mal/brn)

Share:
Komentar

Berita Terkini