BNN Maluku Utara Tangkap Residivis Narkoba Sindikat Lapas Ternate

Redaksi author photo

Tersangka IAM alias A sebelumnya ditangkap dalam kasus narkoba pada 2018 dan menjalani hukuman lima tahun penjara di Lapas Kelas IIA Ternate. IAM baru bebas pada 2022 kemudian ditangkap lagi dalam kasus serupa. (dok. Wahyudi/RRI).

TERNATE, BRN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara mengamankan seorang pengedar narkoba berinisial IAM alias A. Pelaku merupakan residivis sabu-sabu yang baru bebas dari penjara.

Pria berusia 32 tahun ini ditangkap di Lingkungan Tabahawa, Kelurahan Salahuddin, Ternate Tengah pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022 sekira pukul 22.52 WIT. IAM adalah sindikat narkoba di Lapas Kelas IIA Ternate.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara, Agus Rohmat mengatakan, tersangka IAM ditangkap setelah pihaknya menerima informasi adanya pengiriman paket yang diduga berisi narkoba jenis sabu di salah satu jasa pengiman.

Barang bukti yang disita berupa 80,94 gram sabu-sabu, satu unit hanhphone merk Huawei, satu unit Yamaha Fino, kunci motor, tas, plastik bening lengkap nomor resi, patahan jarum suntik dan korek api.

“Tersangka ini jaringan narkoba Medan-Ternate. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat enam tahun dan paling lama penjara seumur hidup,” kata Agus saat jumpa pers di Kantor BNN Provinsi Maluku Utara, di Jalan Tugu Makugawene, Kalumata Puncak, Kalumata, Rabu pagi, 2 Oktober.

80,94 gram sabu-sabu yang diamankan itu jika dirupiahkan, sambung Agus, mencapai lebih dari 240 juta.

“Apabila diasumsikan 1 gram disalahgunakan lima orang, maka ini kita menyelamatkan sebanyak 405 orang atau pemakai,” ucapnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini