Belum Kelar Kasus Sulastri, Citra Polda Tercoreng Lagi

Redaksi author photo

Ilustrasi. (dok. jpnn)

Belum
lagi kelar kasus Sulastri Irwan, calon polwan yang digugurkan, citra Polda Maluku Utara kembali menjadi sorotan. Nama institusinya tercoreng akibat ulah anggotanya sendiri.

Perilaku oknum anggota yang mencoreng nama Polda Maluku Utara bukan baru kali ini. Teranyar yaitu IA, oknum polisi berpangkat Aipda yang bertugas di Polda Maluku Utara. IA diduga memukul dua warga Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan hingga mengalami luka.

Pemukulan terhadap ibu dan anak ini terjadi pada Jumat 11 November 2022. Korbannya yaitu Hisna Nasir, 41 tahun dan Fitria H. Bangajri, 18 tahun. Fitria mengalami luka robek di wajah sejumlah tiga jahitan.

Kronologi dugaan penganiayaan ini bermula Hisna dan Fitria sedang menjajakan kue ke pekerja perumahan ecovillage di desa setempat. Sekira pukul 17.00 WIT, IA dan dua debt collector menhapiri mereka bermaksud menagih angsuran mobil.

“IA mendampingi dua orang debt collector dari salah satu dealer di Kota Ternate tagih angsuran mobil ke Ibu Hisna. Entah kenapa, IA memukul Hisna dan anaknya Fitria. Bukan direlai, dua debt collector itu malah rekam aksi pemukulan itu,” terang salah satu warga yang meminta identitasnya tidak diberitakan.

Usai memukul, IA dan dua orang debt collector tersebut langsung kabur karena korban berteriak meminta tolong ke pekerja yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Punggung, pipi kanan dan lutut Hisna mengalami memar. Sedangkan anaknya Fitri mengalami luka sobek tiga jahitan di bagian wajah,” sambung sumber.

Yones Bangajari, suami Hisna, membenarkan pemukulan tersebut. Ia mengatakan, istri dan anaknya itu di pukul.

“Sudah saya laporkan di Polsek. Saat ini sedang dalam meminta keterangan,” ucapnya.

Kapolsek Obi, Ipda. Rinaldi Anwar membenar kalau terduga pelaku IA adalah anggota polisi yang bertugas di Polda Maluku Utara.

“Terkait masalah pemukulan itu korban sudah melaporkan ke Polsek. Saat ini anggota kami sedang melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kedua korban,” katanya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini