Polres Halsel Diminta Tindak Kelompok Brutal yang Catut Nama Kesultanan Bacan

Redaksi author photo

Pulau Nasari Ra.

HALSEL, BRN
- Nelayan bagan di Desa Bajo, Kecamatan Batang Lomang, Halmahera Selatan, akhir-akhir ini kerap dibajak kelompok brutal yang mengaku orang suruhan pihak Kesultanan Bacan.

Kelompok yang beranggotakan lebih dari 10 orang ini tidak segan-segan mengancam apabila mendapat para nelayan Bajo menangkap ikan di perairan Pulau Nusari Ra dan Desa Tanjung Obit. Mereka bahkan merusak fasilitas bagan. 

“Katanya Mereka diperintahkan Kesultanan Bacan melakukan pembajakan. Kelompok brutal ini bahkan mengancam para nelayan bagang mengunakan senjata tajam (parang). Kejadian ini terjadi di perairan Pulau Nusari Ra dan Desa Tanjung Obit pada Selasa malam 20 September, sekira pukul 11.30 WIT,” kata Kifli Hamid, Ketua Bidang SDM Lembaga Amal Raudhatul Jannah Desa Bajo.

Kifli mengatakan, terungkapnya aksi tak terpuji yang mencatut nama Kesultanan Bacan itu setelah dirinya mendapat cerita para nelayan di desanya.

Menurut pengakuan para nelayan, para kelompok tersebut dalam melancarkan aksinya sudah dipengaruhi minuman keras.

“Motifnya belum diketahui pasti. Apakah mereka benar tidaknya suruhan pihak Kesultanan Bacan kami juga belum tahu. Namun, informasi yang kami dapat, bahwa pihak Kesultanan Bacan tidak pernah menyuru atau mengutus siapapun (termasuk kelompok brutal ini) untuk beraksi di di perairan Pulau Nusari Ra dan Desa Tanjung Obit,” ucap Kifli dalam keterangan tertulisnya yang diterima brindonews, Jumat malam, 23 September.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate ini meminta, aksi kelompok brutal tersebut secepatnya dihentikan.

“Kami meminta Polres Halmahera Selatan segera menangkap dan menindak tegas oknom-oknum tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum sangat tidak mencerminkan nilai-nilai kamaanusian. Ini tidak boleh dibiarkan dan harus di proses sesuai hukum yang berlaku, apalagi Ini adalah pelanggaran pidana tentang pengancaman dan pengurusakan barang,” tambah Kifli. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini