Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Perusda Tanpa Ungkap Identitas

Redaksi author photo
Praktisi Hukum Sahidin Malan

TERNATE,BRN –  Hingga kini identitas tersangka kasus penempatan dana investasi modal pada 2016, 2017 dan 2018 Perusda belum diketahui publik Maluku Utara.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara mentapkan tersangka kasus dugaan korupsi anggaran Perusahan Daerah (Perusda) Kota Ternate senilai Rp 25 miliar, akan tetapi Kejati Malut belum menyampaikan identitas tersangka.

Hal tersebut menjadi sorotan praktisi hukum, dimana penatapan tersangka, baik oleh Kejati maupun Polda, mestinya disampikan identitas tersangka. Akan tetapi hingga kini nama tersangka belum diketahui.  

Praktisi Hukum Sahidin Malan kepada wartawan Media Brindo Grup, Selasa (27/9/2022) mengatakan, jika Jaksa sudah menetapkan tersangka harus mengungkapkan nama-nama pelakunya, karena ini tindak pidana korupsi dan menyangkut kerugian negara. Tidak ada alasan hukum bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyembunyikan nama tersangka.

“Kasus seperti ini menjadi sorotan publik, namun jaksa tidak berani menyebutkan nama yang dikatakan lebih dari dua orang tersangka,”katanya.

Menurutnya, apabila nama tersangka kasus dugaan korupsi dana Perusda tidak disampikan, maka ini akan menjadi pertanyaan, alasan apa Kejati tidak mau mempublis nama tersangka.

Dirinya menegaskan, Kejati Malut segara mungkin menyampaikan nama-nama yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran Perusda tahun selama tiga tahun terhitung dari 2016 hingga 2018.(z/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini