Penetapan Tarif Ongkos Mobil Tunggu SK Bupati

Redaksi author photo
Kepala Dinas Perhubungan Haltim Dwi Cahyono

HALTIM, BRN Pasca Pemerintah Pusat memutuskan kenaikan harga BBM, Dinas Perhubungan Halmahera Timur akhirnya membuat penyesuaian harga ongkos mobil lintas dalam daerah.

Pembahasan ongkos mobil lintas antar Kecamatan di Halmahera Timur ini dengan melibatkan Organisasi Angkutan Darat atau Organda, Kepala Kecamatan, LSM dan tokoh masyarakat, yang berlangsung diruang rapat Dinas Perhubungan Rabu, 14 September 2022.

“Kami sudah rapat bersama pihak Organda, Camat, Kepala desa, LSM dan tokoh masyarakat, untuk membuat penyesuaian harga tarif local, mobil lintas di Halmahera Timur.  Intinya pemerintah membuat skema penyesuaian tarif mobil pasca kenaikan harga BBM,” kata Kepala Dinas Perhubungan Dwi Cahyono.

Dwi menyatakan, pembahasan ongkos mobil dengan melibatkan unsur masyarakat dan organda tersebut supaya menyepakati besaran ongkos yang akan diteken melalui surat keputusan Bupati Ubaid Yakub.

“Kesepakatan ini dijamin penguna jasa transportasi darat dan penyedia jasa sama-sama tidak merasa keberatan. Keterlibatan semua unsur di rapat pembahasan sangat penting. Saya rasa hasil pembahasan akan menjadi nilai yang terbaik yang akan ditetapkan melalui surat keputusan bupati. Ditargetkan pekan depan surat keputusan sudah ada,” ucapnya.  

Menurt Dwi, harga ongkos moda trasportasi darat atau mobil lintas lokal tersebut belum bisa diberlakukan sebelum surat keputusan bupati dikeluarkan. Begitu juga lanjut dia, para supir tidak diperbolehkan menaikan harga ongkos yang sewenang-wenang sebelum SK bupati diberlakukan.

“Kami menunggu SK bupati dibuat dan ditandatangani baru bisa diberlakukan. Karena kami tidak hanya berdasarkan pada berita acara tapi harus melalui SK bupat yang akan menjadi dasar hukum bersama. Dinas perhubungan akan terus memantau dan mengawasi pasca SK bupati diberlakukan nanti,” jelasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini