Pemkab Halmahera Timur Mulai Bangun Tower BTS di Desa Waci

Redaksi author photo

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub saat meletakkan batu pertama pembangunan tower BTS di Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan.

HALTIM, BRN
- Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub meletakkan batu pertama pembangunan tower BTS di Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Senin, 5 September.

Peletakan batu pertama infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator itu Bupati Ubaid didampingi Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Eddy Sumardi.

Bupati Ubaid Yakub mengatakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bakal membangun 42 tower mini di enam kecamatan kategori blank spot atau lokasi yang belum mendapatkan jaringan telekomunikasi. Enam kecamatan ini masuk skala prioritas pembangunan BTS oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Halmahera Timur pada 2022.

“Untuk tahun 2022 ada 42 site yang akan dibangun. Alhamdulillah dari 42 site, yang sudah dibangun sebanyak dua tower yaitu di Desa Wasileo dan Pekaulang, sementara dua lainya masih dalam proses pekerjaan,” katanya.

Ubaid menyatakan, pembangunan menara seluler BTS ini dianggap penting untuk membantu masyarakat yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi. Terutama membantu bagi pelajar yang mengikuti proses belajar mengajar online.

“Kami berterima kasih kepada BAKTI yang sudah memberi perhatian untuk Halmahera Timur. Ini juga akan sangat memperbantukan belajar mengajar online siswa-siswi. Saya minta kepada Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Dinas Perhubungan agar segera berkoordinasi dengan pihak Bandara Buli terkait pembangunan tower di Pekaulang, karena ada sedikit gangguan, karena akan menganggu proses penerbangan pesawat nanti. Jadi secepantnya berkoordinasi agar bisa mencari solusi dan jalan keluar,” ucapnya.

Sitac Regional Maluku-Maluku Utara PT. Fiberhome Technologies Indonesia, Eddy Sumardi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo (Diskomifo) Halmahera Timur, Zubaida Komdan. Terdapat lebih dari 22 dari 29 site atau lokasi yang sudah siap dibangun tower mini oleh Badan Aksesibilitas Telekomunkasi dan Informasi atau BAKTI.

“Tinggal tujuh yang kami paralelkan. Kenapa diparalelkan, karena kami masih menunggu sesuai yang saya sudah laporkan ke pak bupati menyangkut retribusi. Daerah Buli, sekitar ada enam lokasi yang sudah kami survey dengan pihak otoritas Bandara Manado dan kami sudah mendapatkan rekomendasi. Hanya saja ada aturan baru maksimal harus 15 kilo meter radius dari bandara. Jadi kami butuh bantuan pemda untuk berkoordinasi lagi, karena berdekatan dengan bandara takutnya dari pihak bandara berhentikan pekerjaan pembangunan,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo, Halmahera Timur Zubaida Komdan menambahkan, Kementrian Kominfo dan Informatika RI melalui BAKTI membangun sebanyak 19 BTS yang tersebar di enam kecamatan pada periode 2018 sampai 2020.

Kemudian di 2021 dan 2022, BAKTI kembali memprioritaskan 42 site di wilayah-wilayah yang masih blank spot.

“Dari 42 site l pembangunan BTS ini, pada BATCH-1 yaitu site Wasileo dan site Pumlanga di Kecamatan Maba Utara telah selesai. Sedangkan 40 site di BATCH-2, 29 sedang dalam pelaksanaan termasuk site Desa Waci yang sementara ini akan dimulai dibangun. Berharap masyarakat Desa Waci dan Peteley dapat mendukung pembangunan BTS ini yang out come nantinya dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini