Nelayan di Falabisahaya Keluhkan Kekurangan BBM

Redaksi author photo

Ilustrasi nelayan. (dok. detikdinance)

SANANA, BRN
- Nelayan di Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, mengeluhkan kurangnya penyediaan BBM. Mereka pun meminta Pertamina Cabang Sanana menambahkan stok BBM di SPBU Falabisahaya. 

Hamdi, salah satu nelayan Falabisahaya, mengaku tidak bisa melaut karena kekurangan stok BBM. Ini terjadi memasuki sepekan terakhir.

“Di Kecamatan Mangoli Utara ini sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah nelayan, namun kadang kami terkadala BBM. Stok BBM untuk SPBU Falabisahaya sangat terbatas. Jadi kalau pihak SPBU baru melayani kendaraan roda dua dan empat saja stok sudah berkurang, kami para nelayan dapat BBM sudah sangat terbatas. Kadang kami tidak bisa melaut karena tidak dapat BBM,” akui Hamdi, Senin, 26 September.

Ia meminta keterbatasan BBM ini secepat diatasi Pertamina Cabang Sanana. Kalau tidak, sambung Hamdi, bakal terjadi kelangkaan.

“Kami sangat berharap pihak Pertamina Sanana agar dapat menambah stok BBM untuk SPBU Falabisahaya. Stok minyak di SPBU ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kecamatan Mangoli Utara,” ucapnya.

Pemilik SPBU Falabisahaya, Wil, dikonfirmasi mengaku pasokan 80 Pertamax dan Pertalite tidak cukup melayani tingkat pemakaian minyak di Mangoli Utara. Jatan masing masing-masing 40 ton Pertamax dan Pertalite hanya mampu bertahan sebulan. 

“Memang kalau melayani seluruh kebutuhan masyarakat di Kecamatan Mangoli Utara 80 ton ini sangat kurang, apalagi semua nelayan juga ambil dari SPBU ini. Jadi kadang kebutuhan nelayan sangat besar tapi kami berikan terbatas agar semua masyarakat bisa terlayani,” katanya. (el/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini