Kronologi Dosen yang Sebut Mahasiswa Seperti “Babi Hutan”

Redaksi author photo

Ilustrasi.

TERNATE, BRN
- Korban perundungan inisial MD menceritakan awal mula kejadian menimpanya.

Menurutnya, apa yang dialaminya itu bermula dari pesan WhatsApp berisi pemberitahuan WU, oknum dosen dan penasehat akademik di salah satu kampus di Maluku Utara sekaligus terduga pelaku bulying kepada MD.

Mahasiswi semester satu ini mengatakan, awal terjadinya perilaku tidak menyenangkan yang dialami itu bermula ketika WU memberitahukan perihal pengumpulan kartu rencana studi melalui WhatsApp Grup pada Selasa, 27 September 2022.

“Nama saya salah tulis, kemudian saya koreksi. Tapi malah saya dibilang ‘bodoh’ dan seperti ‘babi hutan’,”cerita MD, saat ditemui di halaman kampus, Jumat, 30 September.

MD menambahkan, kata-kata umpatan yang dialamatkan kepadanya langsung direspon pihak program studi.

“Tapi pasca kejadian baru pak ketua prodi chat. Saya mau diajak bercerita. Kita tako (saya takut),” ucapnya.

Fahri Lofonita, kakak MD mengatakan, apa yang alami adiknya itu bakal mengganggu konsentrasi belajar MD.

“Pak dosen ini ancam kalau saya pe ade ini beliau tara kase lulus seumur hidup. Saya kemudian mencoba menanyakan langsung ke WU, tapi di saya diblokir,” sebutnya.

Fahri meminta himpunan mahasiswa jurusan segera menyelesaikan masalah dimaksud. Ia juga mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Unkhair Ternate dan BEM Universitas memberikan sanksi kepada WU.

“Kami akan ke ranah hukum kalau persoalan ini tidak diselesaikan dalam cepat,” katanya.

WU dikonfirmasi usai rapat pimpinan tingkat fakultas tak berkomentar banyak. Ia mengaku semuanya sudah diceritakan ke ke Dekan FKPI Unkahir Ternate, Abdu Mas’ud.

“Nanti tanya ke dekan saja,” singkatnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini