Jatah Kursi Dapil I dan V Berkurang, Dapil III Untung 2 Kursi

Redaksi author photo

Ilustasi.

Kouta kursi DPRD Maluku Utara dearah pemilihan III berpotensi bertambah. Kemungkinan penambahan ini dipicu banyak eksodus penduduk antar kabupaten kota.

Ketua KPU Maluku Utara Puja Sutamat mengatakan, adanya penambahan ini, daerah pemilihan III bertambah menjadi 10 kursi dari sebelumnya delapan kursi.

“Tapi usulan ini berubah (diakomodir) atau tidak tergantung Pemerintah Provinsi Maluku Utara mau mengusulkan atau tidak. KPU hanya menyampaikan, karena ini penting,” kata Puja usai rapat bersama DPRD Maluku Utara di Sofifi, Selasa, 6 September.

Puja menyebutkan, potensi pengurangan dan penambahan alokasi kursi tersebut hanya berlaku pada daerah pemilihan atau dapil khusus level provinsi.

“Tidak berlaku di kabupaten kota, karena sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu itu kewenangan ada pemerintah provinsi. Mengenai kabupaten kota KPU akan melakukan pemetaan,” ucapnya.

 

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Maluku Utara, Buchari Mahmud menambahkan, tambahan dua kursi di dapil III tersebut diambil dari dapil I satu kursi dan satu kursi di dapil V. Pergeseran hanya berlaku pada kouta kursi, tidak berlaku pada dapil.

“Dapil masih tetap,” ucapnya.

Buchari mengatakan, perhitungan kursi dihitung berdasarkan total jumlah kursi dibagi jumlah penduduk Maluku Utara 1.316.973 jiwa.

“45 kursi kalau dibagi dengan 1.316.973 jiwa ketemunya 29.267 jiwa per satu kursi. Jadi kalau posisi pemilu 2024 menggunakan data ini, maka 1 kursi DPRD mewakili 29.267 jiwa. Untuk memperoleh alokasi kursi setiap dapil tadi, maka total penduduk setiap dapil dibagi 29.267 jiwa,” jelasnya.

Buchari mencontohkan seperti di dapil I Ternate-Halmahera Barat. Pada dapil ini terdapat 377.355 jiwa dan jika dibagin 29.267 iwa, hasilnya sebanyak dua kursi. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini