HMI Sanana Desak DPRD Keluarkan Surat Penolakan Kenaikan BBM

Redaksi author photo

HMI Sanana saat menggelar aksi penolakan di Kantor DPRD Kepulauan Sula.

SANANA, BRN
- Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Sanana berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Aksi digelar di depan Kantor DPRD Kepulauan Sula, Kamis, 8 September. 

Para kader himpunan Hijau Hitam itu mendatangani tempat kerja wakil rakyat itu menyeruakan dampak pasca pemerintah pusat memutuskan menaikkan BBM pada 3 September kemarin. Kedatangan mereka dipimpin Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Salamun Selpia dan Faujan Tidore, salah satu Pengurus Besar HMI.

Aksi ini dilakukan di empat titik. Yakni di depan Pasar Basanohi, Desa Fogi, depan SPBU Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kantor DPRD dan Kantor Bupati Sanana di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara.

Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Salamun Selpia dalam orasinya di depan Kantor DPRD Kepulauan Suala menyampaikan, aksi yang digelar ini sebagai bentuk kepedulian HMI mengawal dampak kenaikan harga BBM yang mulai dirasakan masyarakat.

Kenaikan harga BBM sangat mencekik kehidupan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Kenaikan harga BBM bahkan memicu naiknya harga komoditas bahan pokok.

“Melalui aksi unjuk rasa hari ini, kami mendesak DPRD Kepulauan Sula mengeluarkan surat penolakan kenaikan harga BBM,” tegasnya.

Pengamatan brindonews.com, aksi penolakan ini dilanjutkan dengan hearing bersama Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Sula, H. Ahkam Gajali dan Ketua Komisi III Muhammad Nasir Sangadji.

Saat hearing, H. Ahkam mengaku ia pun ikut menolak kenaikan BBM. Politikus Golkar yang juga Ketua DPD Golkar Kepulauan Sula ini menyatakan, Golkar secara nasional juga menolak.

“Kami (DPRD) juga bersama masyarakat menolak kenaikan harga BBM. Namun terkait permintaan adik-adik masa aksi agar secara kelembagaan DPRD menolak kenaikan harga BBM, maka saya kira harus dikoordinasikan dulu, karena saat ini Ketua DPRD dan Wakil Ketua II tidak ada. Juga harus berkoordinasi dengan fraksi lain untuk sama-sama menolak,” ujarnya. (el/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini