Heny Nilai Rencana Kenaikan Tarif Air Bersih Mencekik Masyarakat

Redaksi author photo
Heny Sutan Muda : Wakil Ketua DPRD Kota Ternate 

TERNATE, BRN - Wakil Ketua DPRD Kota Ternate Heny Sutan Muda menilai rencana PDAM menaikkan tarif air bersih di tengah kenaikan harga BBM sama saja mencekik masyarakat.

Heny mengatakan, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat krusial bagi masyarkat. Jika dinaikkan tarifnya akan menimbulkan kekecewaan, membebankan bahkan memberatkan masyarakat.

Pemerintah Kota Ternate, kata Heny, harus berpikir lebih matang, jangan melihat dari satu sisi. Tapi harus memikirkan dampaknya kepada masyarakat yang kurang mampu, apalagi saat ini BBM naik..

"Menurut saya, kenaikan tarif air tentu sangat berdampak pada masyarakar dan akan banyak hutang juga. Kita tahu tarif air bersih Rp 2000 saja masih banyak hutang yang belum dibayarkan, apalagi mau naikkan tarif,"katanya kepada Brindonews, Senin (26/9/2022).

Heny menambahkan, "Kami berharap Direktur PDAM mempertimbangkan kebijakan kenaikan tarif air. Jangan dulu sibuk menaikkan tarif, tetapi harus melakukan pembenahan, perbaikan mutu dan pelayanan kualitas air di Kota ini."

Lanjutnya, tak dapat dipungkiri pelayanan dan kualitas air bersih di Kota Ternate masih menjadi problem besar. Bahkan sebagian wilayah yang airnya tidak mengalir, dan ada yang tidak tawar. 

"Itulah kengapa kami telah sepakat kalau Direktur PDAM bersama jajarannya dapat memikirkan soal pelayanan dan kualitas air dari PDAM ketimbang harus menaikkan tarif air,"ujarnya.

Karena itu, kata Heny, DPRD meminta sebaiknya pendapatan atau penghasilan Direksis sampai Pengawas PDAM yang sangat fantastis itu harus dievaluasi, sehingga bisa mengatasi kebutuhan operasional PDAM, ketimbang menaikkan tarif.(ham/red).

Share:
Komentar

Berita Terkini