Kasus Pembebasan Lahan DLH Halmahera Timur Terus Dilidik

Redaksi author photo

I Ketut Terima Darsana.

HALTIM, BRN
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Timur terus menyelidiki kasus pembebasan lahan yang melekat Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Timur. Itu dilakukan untuk mencari dan menemukan bukti permulaan tindak pidana.

Kepala Kejari Halmahera Timur, I Ketut Terima Darsana mengatakan, kasus tersebut masih diselidik tim penyidik guna pendalaman.

“Proses penyidikan kasus pembebasan lahan masih terus berlanjut, karena kemarin kan kami masih konsen pada kasus GOR,” katanya, Rabu kemarin, 17 Agustus.

I Ketut menyatakan, kasus pembebasan lahan milik warga yang belum dibayar ini beberapa saksi sudah diperiksa. Pemanggilan dan pemeriksaan guna pengembangan kasus lebih lanjut.

“Terkait saksi itu teknis. Semua sudah diperiksa, termasuk pemilik lahan yang ternyata salah gusur lahan milik orang lain di Desa Tewil. Pemilik-pemilik lahan ada yang di Desa Soagimalaha, ada orang Buli juga kan. Nanti kalau lebih teknis ke ketua tim penyidik,” ucapnya.

I Ketut menegaskan, institunya tetap berkomitmen menyelesaikan kasus pembebasan lahan yang sementara ini ditangani.

“Kita tetap berusaha, tetap berkomitmen. Penyidikan masih berjalan dan saksi belum tentu sekali panggil mereka datang, ya karena kesibukan juga, jadi kami menyesuaikan. Kadang kami panggil pagi tapi mereka punya waktu sore, jadi mau gimana. Akhirnya tim kita berikan atur waktu pemeriksaan,” tegasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini