Dikbud Maluku Utara Diminta Evaluasi Kepala SMA Koititi

publisher: BrindoNews.com author photo

SMA Koititi.

HALSEL, BRN
- Ketua Yayasan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Koititi, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Idris Umsohi diminta untuk dievaluasi.

Permintaan itu menyusul Idrus yang Kepala SMA Koititi itu tidak transparan dalam mengelola dana BOS Maupun DAK.

Ketua Bidang Pengawasan Yayasan LPM SMA Koititi, Udin Hi Ibrahim mengatakan, dana yayasan maupun sekolah tidak dikelola secara baik. Misalnya DAK untuk pembangunan MCK dan laboratorium tahun 2019 dan 2020.

“Bahkan kepala sekolah belum bayar gaji selama 3 tahun empat guru honorer, dan mereka sudah mengeluh. Pak Idris ini ketua yayasan sekaligus kepala sekolah,” kata Udin ketikan dihubungi melalui telepon seluler, Senin, 1 Agustus kemarin.

Udin yang juga Sekretaris Desa Koititi ini mengaku, kinerja kepala sekolah (kepsek) dan dewan guru tidak sesuai harapan. Karena itu, Udin mengatakan, masyarakat meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan segera mengevaluasi kepsek.

“Kami menolak Yayasan LPM dikelola pihak sekolah. Selaku pemerintah desa, kami meminta ketegasan dari Dikbud,” ujarnya.

Hingga berita ini dipublis, Idrus belum memberikan keterangan. Begitu juga Kepala Dikbud Maluku Utara. (mr/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini