Tak Terima Namanya Dicatut, Lima DPC juga Polisikan Wakil Ketua Gerindra Malut

Redaksi author photo

Bendera Partai Gerindra.

TERNATE, BRN - Urusan SM, alias Sahril Marsaoly menghadapi laporan Ketua DPD Gerindra Maluku Utara di Direktorat Kriminal Khusus Polda Maluku Utara benar-benar rumit. 

Sebab, SM yang juga salah satu Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku Utara itu selain dilaporkan oleh ketuanya, Muhaimin Syarif, ia juga dilaporkan Lima Dewan Pimpinan Cabang Gerindra. 

Lima pimpinan cabang partai berlambang kepala Burung Garuda tersebut masing-masing, Taliabu, Sula, Morotai, Halmahera Barat dan Halmahera Selatan. Kelima DPC ini melaporkan SM ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Maluku atas dugaan pencatutan nama. 

Kuasa Hukum DPD Gerindra Maluku Utara, Mustakim La Dee mengatakan, lima DPC tersebut telah memberikan kuasa pendampingan ke DPD Gerindra Maluku Utara. Sebanyak Tujuh advokat selanjutnya mendampingi perkara ini. 

“Jadi lima DPC ini juga ikut melaporkan SM. Karena pencatutan nama itulah lima DPC tersebut menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh SM, pada 29 Juni 2022 kemarin itu merupakan sebuah fitnah yang melibatkan nama DPC mereka,” ucap Mustakim, saat jumpa pers di Sekretariat Gerindra Maluku Utara, Kelurahan Tanah Raja, Kota Ternate Tengah, Jumat sore, 8 Juli kemarin. 

Mustakim menyatakan, pernyataan SM yang menyebutkan Tujuh DPC Gerindra yang telah menandatangani mosi tidak percaya kepada Muhaimin adalah informasi bohong. Dari Tujuh DPC, Lima diantaranya menarik dukungan.

“DPD Gerindra Maluku Utara merasa ada proses penyampaian melalui media adalah informasi transaksi elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat 3 UU ITE,” ucapnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini