Kemenkumham dan Dua Kampus di Maluku Utara Teken MoU

publisher: BrindoNews.com author photo

Kegiatan Desiminasi Hak Cipta sekaligus penandatangan MoU dan Perjanjian Kerjasama.

TERNATE, BRN
- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham Maluku Utara, menyelenggarakan Kegiatan Diseminasi Hak Cipta di Hotel Sahid Bela, Kelurahan Jati, Kota Ternate Selatan, Rabu, 13 Juli 2022. 

Acara sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding dan Perjanjian Kerjasama bersama  UPBJJ Universitas Terbuka Ternate dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Labuha itu mengusung tema Peningkatan Kerja Sama Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual Dalam Mendukung Tahun Hak Cipta. 

Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku Utara, M. Adnan, yang diwakili oleh Kepala Devisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ignatius M.T. Silalahi menjelaskan, kegiatan promotif dan preventif seperti ini perlu dilakukan dalam rangka membangun budaya hukum. Selain itu, juga  meningkatkan  pengetahuan masyarakat atas manfaat kekayaan intelektual.

“Dalam rangka pemberian perlindungan hukum tersebut, negara melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual  Kementerian Hukum  Hukum dan HAM dalam rangka memberikan  kemudahan dengan pengembangan  sistim dengan menggunakan basis media elektronik  yang dipandang perlu disosialisaikan dan diedukasikan kepada  masyarakat. Dalam sudut pandang ekosistem kekayaan intelektual, terdapat tiga poros kinerja yang harus saling bahu membahu untuk menggerakkan pertumbuhan kekayaan intelektual yang ideal,” kata Ignatius.

Dalam mewujudkan kesadaran kekayaan intelektual dan kemandirian dalam pemajuan layanan kekayaan intelektual, Kanwil Kemenkumham Maluku Utara memerlukan sinergitas, kerjasama dan koordinasi dengan berbagai elemen terkait.

“Peran stakeholder, khususnya pemerintah daerah sangat penting dalam upaya memasyarakatkan kekayaan intelektual. ,” tambah Ignatius.

Ignatius mengatakan, program unggulan kekayaan intelektual adalah sebagai pendukung pemulihan ekonomi nasional. Juga menjadikan sebagai pendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan budaya sebagai tujuan.

“Salah satunya adalah program Mobile Intelektual Property Clinik. Agustus 2022 sudah mulai jalan,” ujarnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini