Dishub Dianggap Caplok Kewenangan Disperindag Soal Retribusi di Pasar Buah Gamalama

Redaksi author photo

Muhajirin Bailussy.

TERNATE, BRN
- Penarikan retribusi di Pasar Buah, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, oleh Dinas Perhubungan Kota Ternate dinilai tidak sesuai tupoksi. Menurut DPRD, sumber pendapatan daerah yang terletak di sisi timur Pasar Hiegienis itu bukan kewenangannya dinas perhubungan. 

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy mengatakan, kejanggalan tersebut ditemukan saat dirinya mengkroscek proses penagihan retribusi.

“Harusnya itu dilakukan disperindag bukan dishub. Sebab, retribusi pasar masuk di disperindag. Harus tahu item retribusi apa-apa saja yang dikelola dishub, terutama tupoksinya,” kata Muhajirin, Rabu, 20 Juli 2022.

Politisi PKB itu meminta kepada Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman agar mengembalikan Pasar Buah dikelolah Disperindag Kota Ternate.

“Dalam waktu dekat saya akan suruh komisi II turun kroscek ulang. Memastikan apakah yang ditarik dishub itu sudah sesuai regulasi ataukah mencaplok kewenangan pengelolaan disperindag,” ucapnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Muchlis Djumadil menambahkan, penagihan retribusi di Pasar Buah sebelumnya dikelolah disperidag. Namun hanya berjalan di bulan pertama.

“Bulan kedua dan ke tiga sudah di ambil alih dishub. Padahal itu sudah masuk dalam potensi PAD kami,” sebutnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini