Ulah Inspektorat Bikin Kasus DD dan ADD Foli Jalan Ditempat

publisher: BrindoNews.com author photo

Kepala Seksi Intel Kejari Halmahera Timur, Farid Achmad.

HALTIM, BRN
- Penanganan kasus dugaan penyalagunaan dana desa dan alokasi dana desa oleh Kepala Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah, berjalan lambat. Ini karena perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur tersebut belum ada perhitungan kerugian. 

Kepala Seksi Intel Kejari Halmahera Timur, Farid Achmad mengatakan, penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Kepala Desa Foli ini belum bisa diproses lebih lanjut atau ditingkatkan ke tahap penyidikan. Padahal, kata Farid, pihaknya sudah menyurat perihal permintaan rekomendasi perhitungan kerugian negara ke Inspektorat Halmahera Timur.

“Surat yang dilayangkan oleh Kejari belum ada balasan dari pihak inspektorat, itu sebabnya kasus kita belum bisa proses lebih lanjut. Padahal kita menyurat ke inspektorat itu sudah lama, dan sampai sekarang surat itu belum dibalas. Sampai sekarang juga hasil audit rekomendasi pun belum keluar,” katanya, Kamis, 16 juni 2022.

Farid menyebutkan, ihwal rekomendasi perhitungan kerugian atas perkara penyalahgunaan DD dan ADD di Desa Foli tahun 2018 dan 2019 itu sangat penting. Bila itu sudah dikantongi, kelanjutan kasus tentu lebih mudah.

“Kalau kita dapat hasil kerugian, maka perkara tetap diproses lebih lanjut. Kami tinggal menunggu hasil dari inspektorat (hasil audit kerugian negara kasus DD dan ADD desa Foli),” jelasnya.

Kepala Inspektorat Halmahera Timur, Enda Nurhayati dikonfirmasi belum terhubung. Pertanyaan dari brindonews melalui aplikasi tukar pesan WhatsApp pukul 15.41 WIT belum mendapat tanggapan hingga berita ini dipublis pada pukul 19.24 WIT. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini