Sekprov Malut: Mudah-mudahan Masyarakat Tidak lagi Terlibat Narkoba

Redaksi author photo

Proses pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Kantor BNN Maluku Utara.

TERNATE, BRN
- Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir mengahadiri proses pemusnaan narkoba di halaman Kantor BNN Provinsi Maluku Utara, Rabu , 22 Juni 2022. 

Pemusnahaan barang bukti hasil penganan kasus narkoba merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI tahun 2022.

 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Naroktika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara ini dengan tema Kerja Cepat, Kerja Hebat Berantas Narkoba di Indonesia.

Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara,  Samsuddin A. Kadir dalam keterangannya menyampikan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sangat mendukung BNN memerangi peredaran narkoba, khususnya di Maluku Utara.

Pemusnaan narkoba, lanjut Samsuddin, merupakan suatu kegiatan yang sangat penting, terutama menunjukan kepada semua masyarakat yang melakukan aktifitas terkait narkoba.

Juga merupakan sebuah bentuk pemerintah melakukan pemantauan dan pengawasan, sehingga ada resiko hukum bagi yang terlibat dan melakukan transaksi.

“Jadi mudah-mudahan informasi ini disampikan kepada masyarakat untuk mengurungkan niat atau tidak melakukan aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan narkoba,” katanya.

 

Kepala BNN Maluku Utara, Birgjen Pol. Wisnu Handoko menyatakan, perang terhadap peredaran narkoba butuh dan merupakan komitmen bersama. Bahu membahu dalam rangka bersama-sama berantas berbagai bentuk kejahatan narkoba di Indonesia, terutama di Provinsi Maluku Utara.

“Maluku Utara sangat besar potensi terhadap masuknya kejahatan narkoba. Ini dikarenakan letak geografis yang strategis dan Maluku Utara dukelilingi Empat 4 provinsi besar, yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua Barat,” sebutnya.

Wisnu mengatakan terdapat beberap jenis narkoba yang dimusnahkan. Yaitu 5,60 gram ganja yang merupakan barang temuan tahun 2017, 2018, 2020 dan 2021. Juga obat-obatan yang mengandung zat adiktif lainnya.

“Saya mengajak kepada seluruh komponen dan seluruh pemerintah daerah baik pusat sampai kabupaten, mari kita bersama-sama komitmen, berkolaborasi dan bekerjasama untuk menghasilkan karya yang sangat besar yaitu untuk mewujudkan Indonesia bersih narkoba khususnya Maluku Utara bersih dari narkoba,” ucapnya. (Adpim/adv/red)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini