Pemprov Malut Surati BPKP Audit Anggaran Perusda Kieraha Mandiri

publisher: BrindoNews.com author photo

Kepala BPKAD Maluku Utara, Ahmad Purbaya.

SOFIFI, BRN
- Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP Perwakilan Maluku Utara bakal mengaudit anggaran Perusda Kieraha Mandiri. Pemerikasaan ini menyusul adanya rencana pengaktifan kembali perusahaan yang kurang lebih empat tahun sudah fakum itu. 

Kepala BPKAD Maluku utara Ahmad Purbaya mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara resmi sudah menyurat ke BPKP perihal permintaan melakukan audit anggaran Perusda Kieraha Mandiri. Angaran yang bakal diaudit terhitung sejak tahun 2015-2020.

 

“Anggaran penyertaan modal senilai Rp10 miliar sejak tahun 2015 belum dipertanggungjawabkan. Juga terdapat sejumlah asset yang tidak diketahui keberadaannya. Kita sudah menyurat resmi ke BPKP, dan sekarang prosesnya (audit) sudah jalan,” kata Purbaya, Selasa, 21 Juni 2022.

Purbaya menambahkan, terkait asset  tidak diketahui keberadaannya, BPKAD bersama BPKP masih mengidentifikasi alamat pengelola Perusda sebelumnya.

“Hampir rata-rata mereka sudah pindah alamat. Kita belum tahu alamat pengelola sebelumnya dimana, sehingga kita masih lakukan investigasi bersama BPK. Kalau soal nilai kerugian daerah, tidak bisa dianalisa, karena yang menentukan nilai kerugian itu BPKP. Intinya kita sudah menyurat ke BPKP, sehingga kita tunggu hasilnya seperti apa,” sebutnya. (red)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini