Komisi III Dekot Ternate Kantongi Daftar Nama Sekolah yang Diduga Pungli

publisher: BrindoNews.com author photo

Nurlaela Syarif.

TERNATE, BRN
- Kasus dugaan pungutan liar di sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama saat tahun ajaran menjadi sorotan Komisi III DPRD Kota Ternate. Komisi yang membidangi pendidikan ini pun mulai memberi warning. 

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengatakan, praktik pengenaan biaya oleh pihak sekolah biasanya berdalih pembayaran iuran atau pakian seragam dan sebagainya.

 

Politisi NasDem yang akrab disapa Nela ini mengaku sudah mengantongi nama beberapa sekolah yang diduga melakukan praktik yang tidak sesuai dengan peraturan daerah tentang pendidikan alias pungli. Nela menyatakan, pengenaan biaya berupa pembayaran iuran ataupun uang seragam tidak perbolehkan.

“Sekolah tidak harus membebankan biaya seperti uang iuran dan seragam kepada orang tua siswa, terutama bagi mereka yang kurang mampuh. Jangan jadikan itu sebagai satu alasan untuk mempersulit siswa untuk bisa mengenyam pendidikan,” katanya, ketika disembangi di Kantor DPRD Kota Ternate, Selasa, 21 Juni 2022.

 

Nela menambahkan, kasus semcam ini bukan barang baru, melainkan sudah terjadi dan ditemukan berulang kali. Misalnya uang rapot  dan biaya laboratorium.

“Ini jelas pungutan liar kalau kita mengacu regulasi. Kami III selalu mengikhtiarkan dan meminta Pemkot Ternate, dalam hal dinas pendidikan Kota Ternate agar lebih memperkuat edaran atau iimbauan kepada setiap sekolah,” sebutnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini