KNPI Desak Polres Seriusi Kasus Teror 3 Warga Maba Selatan

Redaksi author photo

Ifdal Rajak.

HALTIM, BRN
- DPD KNPI Halmahera Timur mendesak Polres setempat untuk segera menyelediki kasus aksi teror yang dialami oleh tiga warga Desa Loleolamo, Kecamatan Maba Selatan, bebera waktu kemarin. KNPI juga meminta agar kasus teror orang tidak dikenal ini diusut serius. 

Permintaan dan desakan tersebut, menurut KNPI, untuk memberikan kepastian. Sebab, kasus OTK yang selama ini ditangani Polres Halmahera Timur tidak ada kepastian penanganan hukum lebih lanjut.

“Peristiwa teror OTK ini sudah berulang kali terjadi di Kecamatan Maba Selatan, dan sangat meresahkan warga. Tetapi sampai sekarang pihak kepolisian tidak mampu mengungkap siapa pelaku OTK. Padahal mereka (orang tak dikenal alias OTK) berkeliaran di belantara hutan Maba Selatan,” kata Ketua DPD KNPI Halmahera Timur, Ifdal Rajak, Rabu, 1 Juni 2022.

Baca Juga: 3 Warga Maba Selatan Diteror OTK, 1Diantaranya Kena Anak Panah

Ifdal mengemukakan, pihak Polres Halmahera Timur harus betul-betul serius dan lebih aktif dalam penanganan kasus aksi teror oleh OTK di Kecamatan Maba Selatan. Pihak kepolisan harus mendahulukan langkah preventif, ini agar dapat memalisir terjadinya aksi teror.

“Ikhtiar dari pihak kepolisan harusnya dilaksanakan lebih dulu, terutama reaksi atau gerak cepat penanganan kasus lebih awa. Bukan menunggu sampai peristiwa terjadi baru ada rekasi,” ujarnya.

“Kami heran, kenapa sejauh ini pihak kepolisian tidak bisa mengungkap siapa pelakunya. Maka kami minta pihak Polres Halmahera Timur melakukan upaya-upaya agar secepatnya bisa menggungkap kasus teror OTK ini. Kami minta kepolisian seriusi tangani kasus teror,” sambung Ifdal.

Kepala Polres Halmahera Timur, Edy Sugiharto dikonfirmasi menyatakan, mengenai kasus yang terjadi pada 28 Mei pekan kemarin, pihaknya masih melakukan penyelidikan. 

“Saat ini kami masih atensif, melaksanakan penyelidikan. Kami kumpulkan alat bukti dan saksi dimintai keterangan. Kami tetap laksanakan penyelidikan, penyidik sudah olah TKP dan korban juga sudah dimintai keterangan,” jelasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini