Bupati Ubaid Tak Yakin Bisa Selamatkan 1.783 Honorer di Halmahera Timur

publisher: BrindoNews.com author photo

Ubaid Yakub.

HALTIM, BRN
- Sejumlah 1.783 tenaga honorer di Kabupaten Halmahera Timur mau tidak mau harus diberhentikan pada akhir 2023 mendatang. Pemutusan atau pemberhentian ini dikarenakan pemerintah setempat menindaklanjuti Surat Edaran Menpan RB Tjahjo Kumolo Nomor: B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Penghapusan Tenaga Honorer. 

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub menyatakan, surat edara yang mulai berlaku November 2023 mendatang wajib ditindaklanjuti semua pemerintah daerah di Indonesia. Edaran perihal larangan perekrutan dan penghapusan honorer di semua instansi pemerintah tetap ditindaklanjuti.

“Pemerintah daerah tidak berwewenang menolak perihal surat edaran Menpan RB Tjahjo Kumolo. Nanti sampai November 2023, semua daerah dilarang merekru tenaga honorer. Dalam posisi begitu, semua daerah sudah harus patuh, jadi tugas kami hari ini adalah melakukan pemerataan keberadaan honorer dan kebutuhan semua masing-masing SKPD maupun tingkat unit, RSUD, puskesmas maupun sekolah-sekolah,” kata Ubaid, ketika disembangi Media Brindo Grup (MBG) di kantor bupati setempat, Selasa, 14 Juni 2022.

Ubaid menyebutkan, pihaknya sedang mencari skema atau jalan keluar lain sebelum diberlakukannya surat edaran dimaksud. Yaitu melakukan pemetaan dan hasilnya nanti disampaikan ke Menpan RB sesuai sesuai kondisi real.

Kendati begitu, menurut Ubaid, langkah yang sementara dipikirkan ini tidak manjur, termasuk menyelamatkan nasib para honorer.

“Saya sudah perintahkan pak sekretaris daerah untuk rapat pemetaan identifikasi berapa kebutuhan daerah, dan dalam waktu dekat saya akan sampaikan ke Kemenpan RB.

“Jadi kami tidak pada posisi untuk melawan dan tidak serta merta mengikuti. Tapi kami nanti sampaikan kondisi objektif yang betul-betul dihadapi sebelum terjadi penghapusan secara besar-besaran. Pemerintah daerah punya satu skema alternatif apabila penghapusan tenaga honorer benar-benar terjadi, yaitu rekrutmen melalui P3K,” ujarnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini