BPN Ternate Enggan Buka Mulut Dugaan Mafiah di Mangga Dua Utara

publisher: BrindoNews.com author photo

Jusuf Sunya: Kenapa Bisa Ada Sertifikat

Kantor ATR/BPN Kota Ternate.

TERNATE,BRN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate, enggan buka mulut mengenai sengketa lahan di RT 014/RW 006, lingkungan Mangga Dua Parton, Kelurahan Mangga Dua Utara, Kota Ternate.

BPN beralasan dugaan mafiah tanah seluas 9.900,33 meter persegi ini sudah diadukan ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara.

“Nanti saya konfirmasi dulu dengan pimpinan, karena saya tidak bisa bicara banyak,” ucap Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Kota Ternate, Rio Kurniawan, Jumat, 3 Juni 2022.

Rio mengatakan BPN baru bisa memberikan penjelasan apabila proses hukum yang ditempuh para warga sudah ada hasil.

“Insyah Allah kita menuggu saja kejaksaan tinggi lagi bekerja, setalah itu baru kita komentar. Untuk saat ini kami ikut-ikut saja (mengikuti proses hukum),” sebutnya.

Sekertaris Daerah Kota Ternate, Yusuf Sunya mengaku belum mengetahui jelas duduk perkara dugaan mafiah tanah dimaksud. Kendati bagitu, Yusuf mengatakan, lahan atau lokasi yang diklaim milik Andy Tcakra tidak harus disertifikatkan. Apalagi kawasan tersebut merupakan area sepadan pantai dan sudah sejak lama ditempati warga setempat.

“Setahu saya lahan tersebut dulunya adalah laut, kenapa bisa ada sertifikatnya. Nanti kita coba tanyakan ke pertanahan sebab mereka yang lebih tahu pasti. Tapi masalah ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Ternate, jadi kita juga akan berkoordinasi supaya secepatnya ada solusi,” ujarnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini