Sejumlah Guru SMAN 8 dan 5 Pegawai PUPR Diminta Kosongkan Rumdis DPRD

publisher: BrindoNews.com author photo

Rumah Dinas DPRD Kota Ternate yang ditempati Tiga guru SMA N 8 Ternate dan Lima pegawai PUPR Kota Ternate.

TERNATE, BRN
- Sejumlah guru SMA Negeri 8 Ternate diminta untuk segera keluar dari rumah dinas DPRD Kota Ternate yang ditempati. Permintaan ini berdasarkan surat  dari Pemerintah Kota Ternate Nomor: 011/164/2022 tentang Pengosongan Gedung.

Kepala Satpol-PP Kota Ternate, Fandi Mahmud mengatakan, surat dengan perihal Pemberitahuan Pengosongan Gedung itu menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Siapa saja yang menempati rumah dinas wajib harus memiliki Surat Izin Penghuni.

“Karena itu kami diperintahkan untuk segera mengosongkan aset pemerintah yang telah ditempati. Namun sebelum itu, jajaran kami melakukan negosiasi dengan penghuni rumah tersebut,” kata Fandi, begitu dikonfirmasi, Jum’at, 20 Mei.

Barang-barang atau fasilitas lainnya bakal dikeluarkan dengan paksa apabila tim negosiasi tidak menemui titik temu dengan penghuni rumah dinas.

“Kita keluarkan surat peringatan ke penghuni rumah. Kalaupun semua itu tidak di indahkan, kita akan lakukan tindakan lain. Yang pasti Satpol PP siap mengikuti  perintah pimpinan, karena dalam isi surat itu paling lambat tanggal 24 Mei  tahun 2022, apabila batas waktu itu tidak di respon, maka akan dilimpahkan ke penegak hukum,” ucapnya.

Surat pemberitahuan pengosongan gedung yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Jusuf Sunya.

Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kota Ternate, Abdu Hi. Sergi mengaku belum mengetahui pasti berapa guru yang menempati rumah dinas tersebut.

“Yang tempati itu beberapa guru SMAN 8 Ternate, namun saya tidak tahu pasti mereka berapa orang. Apakah mereka punya izin atau tidak saya juga tidak tahu,” katanya. 

Wakasek Sarana Prasarana SMA N 8 Ternate, Salim Saimun membenarkan rumah dinas (rumdis) itu ditempai beberapa guru SMA N 8 Ternate. Salim mengatakan, Tiga guru yang menempati rumdis tersebut sudah mendapat persetujuan mantan Wali Kota Ternate, Alm. Burhan Abdurrahman.

“Ada tiga guru dan lima pegawai PUPR tinggal di situ. Tiga rumah yang ditempati guru itu selama tiga tahun, sedangkan lima pegawai PUPR itu katanya 10 tahun,” kata Salim. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini