Oknum Kepala KUA yang Dipolisikan Istri Bantah Lakukan Nikah Tanpa Izin

Redaksi author photo

Ilustrasi pernikahan.

TERNATE, BRN
- Oknum Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, ON, meluruskan dugaan menikah lagi tanpa izin yang dilaporkan istrinya, SG. 

ON menyebut, tuduhan kawin tanpa izin yang dialamatkannya itu semuanya tidak benar alias hoaks. ON pun membantah kalau dirinya dengan R (perempuan yang diduga menjadi istri baru ON) sudah berstatus suami istri.

“Saya dan Ibu SG tidak punya lagi hubungan hukum sebagai suami istri sah. Bahwa perceraian antara saya dan SG itu adalah perceraian talak ketiga. Pertama di tahun 2017, kemudian talak dua di tahun 2018, dan tahun 2019 talak tiga secara agama dan proses administrasi resmi itu sebagai payung hukum Pengadilan Agama Labuha,” sebut ON, ketika memberikan klarifikasi kepada brindonews melalui sambungan telepon, Minggu pagi, 15 Mei 2022.

ON menjelaskan, perceraiannya dengan SG diawali dengan mediasi di internal Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Halmahera Selatan pada awal Februari 2022. Dari penyelesaian itu kemudian terbitlah Surat Keputusan Kepala Kemenag Kabupaten Halmahera Selatan.

Surat keputusan tentang perceraian tersebut lalu di proses di Pengadilan Agama Labuha. Kemudian diputuskan dan terbitlah putusan sebagai produk hukum berkekuatan tetap. 

“Surat keputusan Pengadilan Agama Labuha tentang perceraian antara saya dengan SG bernomor 94/PDP.PA/PA.LABUHA/2022. Jadi berdasarkan putusan, maka dengan tegas saya katakan informasi yang diberikan oleh oknum SG adalah hoaks,” sambungnya.

“Apalagi tegas dalam pemberitaan yang disebutkan bahwa dituduh setelah menikah baru menyampaikan permohonan perceraian talak pengadilan agama, itu lebih bohong lagi. Saya menikah dengan calon istri saya (R) itu nanti dilangsungkan secara resmi itu Insyah Allah dua bulan depan, bukan hari ini atau sebelumnya,” sambung ON. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini