KNPI Nilai Tim Seleksi Gagal Seleksi Pemain POPDA Halmahera Timur

Redaksi author photo

Edi Septiagus Rajab.

HALTIM, BRN
- Kekalahan Tim Popda Halmahera Timur saat menjamu Utara Maba FC dalam laga perdana turnamen HUT ke-19 Halmahera Timur mendapat sorotan. 

Hasil buruk dengan skor telak 1-3 ini menunjukkan kalau tim yang mewakili Halmahera Timur di Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA di Halmahera Tengah itu dinilai tak punya taring. Para pemain dinilai tak memiliki kualitas, skill dan teknik ciamik.

Ada kelemahan yang harus dibenahi. Kekalahan tim Popda di Stadion Jiko Mobon, Maba, Halmahera Timur, menjadi catatan evaluasi yang dibenahi pihak menagemen tim. Salah satunya komposisi pemain, termasuk materi latihan guna mengembangkan individual dan mentalitas para tunas muda Halmahera Timur itu.

“Tim Popda Halmahera Timur yang nantinya mewakili daerah untuk bertanding di POPDA Halmahera Tengah tahun 2022 terlihat belum mempuni dan banyak kekurangan. Pemain yang diloloskan dalam seleksi seolah tidak punya individu dan mentalitas. Materi pemain juga belum maksimal, terutama kekompakan dan kerja sama dilapangan,” kata Edi Septiagus Rajab, Ketua DPD KNPI Halmahera Timur, melalui keterangan tertulis yang diterima Media Brindo Grup (MBG), Sabtu malam, 21 Mei 2022.

Ketua DPD KNPI versi Neorfajriansya ini mengemukakan, materi pemain yang tidak maksimal adalah buah dari hasil tim seleksi saat menyeleksi pemain. Selain bekerja tidak maksimal, tim seleksi juga dianggap tidak benar-benar selektif dalam menentukan dan memilih pemain-pemain Popda Halmahera Timur.

“Padahal bibit muda di setiap desa ada yang bermainnya bagus-bagus, tapi kenapa mereka tidak diikutsertakan ketika seleksi. Terbukti, dari sebagian tim yang berlaga di turnamen HUT, terdapat pemain muda usia 19 tahun yang sangat berpotensi, misalnya tim Wasile Selatan, Maba Selatan, Wasile Utara, Maba Utara dan Kota Maba,” sambung Edi.

Edi mendesak kepada tim seleksi Popda Halmahera Timur agar meninjau kembali kedalaman skuad tim Popda.

“Kalau tidak, maka akan nama Halmahera Timur memalukan di POPDA 2022 nanti di Halmahera Tengah,” sebutnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini