Kejari Halmahera Timur Diduga Tutupi Penanganan Kasus Korupsi

Redaksi author photo

Sejumlah awak media saat mendatangi Kantor Kejari Halmahera Timur, Rabu tadi.

HALTIM, BRN
- Penanganan sejumlah kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Halmahera Timur masih jalan ditempat. Dari kasus yang ditangani, bahkan sudah ada tersangkanya. 

Lembaga Satya Adhi Wicaksana dibawah kepemimpinan I Ketut Terima Darsana itu bahkan tak bertaring dan tidak transparan. Padahal, I Ketut Terima Darsana sebelumnya berjanji bakal menyelesaikan semua kasus yang mengendap di Kejaksaan Negeri Halmahera Timur. Janji ini disampaikan sewaktu pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur dari Adri Notanubun kepadanya.

Ketidaktransparan itu terlihat ketika sejumlah awak media beberapa kali mengonfirmasi menyangkut kelanjutan penanganan kasus dugaan korupsi pekerjaan Tribun GOR Maba dan kasus penyalahgunaan DD/ADD mantan Kepala Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah.

Maksud kedatangan para awak media itu untuk menemui dan mewancarai Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur, Edy. Sayang maksud ini belum terhubung.

“Pak Kasi Pidsus Edy tidak mau temui wartawan. Beliau bilang bukan wewenangnya. Pak Kasi Pidsus saran supaya wartawan konfirmasi langsung ke Pak Kasi Intel, tapi minggu depan baru konfirmasi,” kata Amat, Security Kejari Halmahera Timur, mengulangi ucapan Edy. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini