GPM Malut Soroti Pelantikan 10 Kepsek

Redaksi author photo

Logo GPM.

TERNATE, BRN
- Pelantikan 10 kepala sekolah menengah pertama negeri di Kota Ternate menuai kritik dari DPD Gerakan Pemuda Marhaen atau GPM Provinsi Maluku Utara. Ormas yang diketuai Sartono Halek itu menilai, para pejabat yang jabatannya disetarakan dengan eselon IV/d yang baru dilantik tersebut kental sentimen politik. 

Sartono mengatakan, dengan dibatalkannya satu calon kepala sekolah (kepsek) dapat dikatakan kalau masih ada dendam politik. Padahal, calon kepsek atas nama Saiful Hasan sebelumnya lulus asesmen.

“Kami menilai ada yang tidak beres. Yang bersangkutan lulus seleksi tapi tidak dilantik. Saiful diganti dengan Yusra Abas dan itu dilakukan satu jam jelang pelantikan,” kata Tono, Begitu Sartono akrab disapa, Jumat malam, 13 Mei.

Surat pembatalan pelantikan kepala sekolah dari Saiful Hasan kepada Yusra Abas.

Tono menyebutkan, surat pembatalan pelantikan dari Saiful Hasan kepada Yusra Abas, kejanggalannya perlu ditelusuri. Surat pemberitahuan dengan nomor: 877/1587/2022 yang diterbitkan Kepala Bidang Mutasi dan Promosi Badan BKPSMD, Jawan Lesay itu diyakini ada campur tangan oknum tertentu.

“Pak Saiful ini bahkan sudah dapat undangan pelantikan. Pertanyaan adalah pembatalan secara tiba-tiba ini dasarnya apa?, kalau alasannya kesalahan administrasi atau salah dalam pendistribusian undangan, secara otomatis kesiapan pelantikan tidak ada persiapan, jangan tiba saat tiba akal,” ujarnya.

“Kami menduga ada hal yang tidak beres dengan pelantikan tadi. Pasalnya, tiba-tiba beberapa jam menyusul surat pembatalan kepesek yang lulus tes asesmen itu, namanya di gantikan dengan orang lain dengan alasan kekeliruan dan kesalahan administrasi,” ujarnya.

“Harusnya dari awal di lakukan kroscek sebelum distribusi undangan. Mirisnya, tinggal beberapa jam lagi pelantikan baru menerbitkan surat pemberitahuan pembatalan pelantikan. Kasihan kan yang bersangkutan sudah berpakian rapi, lalu namnya diganti. Sementara yang namanya tidak diundang ikut pelantikan. Aneh,” tambahnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini