Tanggapan Pemkab Halmahera Timur Soal Pemindahan 220 ASN

publisher: BrindoNews.com author photo

Ubaid Yakub.

HALTIM, BRN
- Keputusan Bupati Ubaid Yakub memindahkan tempat tugas 220 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur masih diperdebatkan. 

Ada kabar menyebutkan kalau mutasi yang tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Halmahera Timur Nomor: 824/10/2022 tentang Mutasi ASN itu dianggap janggal. Ada pula yang menganggap beraroma sentiment politik.

Kabar ini terungkap setelah salah seorang staf Pemerintah Kecamatan Maba datang dan menemui Bupati Ubaid di kantor bupati setempat, Jumat, 1 April 2022, siang tadi. Kedatangan oknum staf kecamatan ini menanyakan alasan ia dipindahkan.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub menyatakan pemindahan 220 ASN ke tempat tugas baruitu tidak ada tendensius. Surat keputusan yang dikeluarkan tak ada sedikitpun bersifat miring alias kepentingan politik.

“Yang pasti, substansi mutasi dalam rangka penyegaran organisasi pemerintah daerah. Jadi saya kira hal biasa saja. Kalau ada pro-kontra didalam sebuah kebijakan saya kira itu hal normatif,” kata Bupati Ubaid disembangi Media Brindo Grup (MBG) jumat 1 April 2022.

Ubaid mengemukakan, surat keputusan yang ditandatanganinya bersifat mutlak. Pemindahan 220 ketempat tugas baru mellaui pertimbangan dan berdasarkan kebutuhan analisis jabatan dan analisis beban kerja atau Anjab-ABK.

“Khusus bagi PNS dianggap tidak ada kata alasan, kecuali patuh dan siap melaksanakan keputusan pimpinan. Secara teknis, saya anggap surat keputusan yang dikeluarkan pasti berdasarkan di situ (Kebutuhan ANJAB-ABK). Ini hanya pandangan masing-masing orang. tapi hakekat PNS adalah patuh dan taat terhadap keputusan pimpinan,” tandasnya.

“Bagi mereka yang di luar ASN silahkan saja menilai. Saya hargai siapa saja punya pikiran dan pandangan terhadap mutasi. Yang terpenting adalah saling menghargai dan menghormati, saya hargai pandangan mereka, maka mereka juga harus hargai apa yang saya putuskan,” sambungnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini