Diduga Palsukan Buku Nikah, Oknum Polisi di Sula Diadukan Ke Propam

Redaksi author photo

Masqun: Tengah Ditangani Bidang SDM

Ilustrasi bukuh nikah.

SANANA, BRN - Oknum Polisi berinisial AU dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan atau Propam Polres Kepulauan Sula. AU yang diketahui anggota polisi yang bertugas Polres Kepulauan Sula itu diperkarakan lantaran diduga memalsukan dokumen pernikahan bersama istri sirinya, A. 

AU dilaporkan ke polres setempat pada 5 Januari 2022, hanya saja penanganan kasusnya jalan di tempat. AU juga diduga melakukan perampasan hak asuh anak.

A mengatakan, apa yang dilakukan mantan suami sirinya itu merugikan dirinya. Padahal, kata A, mereka tidak pernah melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) maupun secara kedinasan kepolisian.

“Saya dirugikan dan dilecehkan sebagai seorang perempuan akibat pemalsuan dokumen buku nikah yang di duga dilakukan oleh saudara AU. Kami tidak pernah nikah di KUA atau secara Kedinasan di Polres Sula atau di Polda Maluku Utara. Saya heran kenapa ada buku nikah, sedangkan kami sudah bercerai sejak tahun 2019,” kata A, begitu disembangi usai mendatangi polres setempat, Selasa, 26 April 2022.

A menyebutkan kedatangannya di Polres Sula itu untuk membuat laporan lopisi yang kedua kali. Kata A, talak yang dilakukan keduanya turut disaksikan imam Desa Waihama Muin Galilea, dan dan para saksi nikah. Muin Gailela merupakan penghulu desa setempat.

Alasan berserai, sambung A, lantaran dirinya tidak pernah dinafkahi. Bahkan saat melahirkan pun di tinggal pergi.

“Waktu itu saudara AU sudah membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai 6000 karena kami menikah secara sirih. Kami punya satu anak laki-laki yang sudah berusia 7 tahun. Pak imam Mui ini orang yang menikahkan kami,” sebutnya.

A mengharapkan dan memnita kepada Kepala Polres Sula agar menseriusi lapran yang dibuatnya.

“Anak saya masih di bawa umur pun di ambil paksa. Jika laporan tidak ditindaklanjuti, maka saya melapor lagi di Propam Polda Malut dan juga di Komnas Perempuan,” terangnya.

Kepala Seksi Humas Polres Sula, IPDA. Masqun Abdukísh di konfirmasi mengatakan, laporan perihal dugaan pemalsuan dokumen nikah berupa buku Nikah itu tengah di tangani oleh pihak SDM Polres Sula. KUA Sula dalam waktu dekat bakal dipanggil dan dimintai keterangan.

“Kasus ini sementara berjalan di bagian SDM Polres Sula, nanti dalam waktu dekat kami akan mintai keterangan dari pihak KUA. Jadi bukan kami pihak polres memperlambat kasus ini, hanya saja kita kerja harus berdasarkan SOP, semua ada tahpan-tahapan nya,” jelasnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini