Sakti Wahyu Trenggono Terima Gelar Adat dari Kesultanan Tidore

Redaksi author photo

Sultan Tidore, Husain Alting Sjah saat memberikan gelar Pimpinan Armada Perikanan dan Keluatan kepada Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono. Pemberian gelar adat berlangsung di Kedaton Kesultanan Tidore.

TIDORE, BRN
- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono mendapat gelar Pimpinan Armada Perikanan dan Kelautan dari Kesultanan Tidore, Maluku Utara. Gelar itu terima langsung dari Sultan Tidore Husain Alting Sjah.

 

Pemberian gelar adat dari Kesultanan Tidore ini diterima ketika Menteri Sakti dan rombongan mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore, Senin siang, 7 Maret 2022. Kedatangan sang menteri di Tidore dalam rangka menghadiri sekaligus membuka Festival Kampung Nelayan Tomalou atau FKNT 2022.

 

Sultan Husain Alting Sjah dalam sambutannya berharap, kehadiran sang menteri dapat memberikan dampak baik bagi Tidore. Terutama pertumbuhan ekonomi nelayan di Tidore.

 

“Dengan prosesi adat sampai penobatan pak menteri sebagai Pimpinan Armada Perikanan dan Kelautan di Maluku Utara kiranya bisa membawa dampak positif bagi Tidore. Saya berharap dengan kunjungan ini bisa membawa energi positif,” kata Sultan Husain Alting Sjah, yang juga Anggota DPD RI ini.

 

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono mengaku tidak menyangka mendapat gelar adat dari Kesultanan Tidore. Baginya, gelar yang berikan tersebut lebih memberinya motivasi dan semangat dalam menjalankan tugas, terutama menjaga sektor perikanan dan kelautan tetap aman.

 

“Merasa terhormat dengan pemberian gelar yang diberikan oleh Kesultanan Tidore. Saya diberikan tugas oleh Presiden untuk menjaga di sektor perikanan dan kelautan. Semoga dalam pertemuan ini membawa kebaikan kita semua,” ucapnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini