Pemprov Malut Terus Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Redaksi author photo
Rapat Koordinasi sosialisasi Kabupaten Kota layak anak (KLA) se- Maluku Utara yang diselenggarakan di hotel Grand Majang, Kamis 10 Maret 2022.

TERNATE, BRN – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara, Musdarifa Alhadar resmi menutup kegiatan Rapat Koordinasi sosialisasi Kabupaten Kota layak anak (KLA) se- Maluku Utara yang diselenggarakan di hotel Grand Majang, Kamis 10 Maret 2022.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, melibatkan komponen daerah yang berkewajiban serta bertanggungjawab untuk mewujudkan KLA sebagai upaya pemenuhan dan perlindungan anak yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya melalui semua sektor pemerintah masyarakat dan dunia usaha.

Kadis DP3A, Musdarifa dalam penutupan acara mengatakan, kegiatan selama dua hari ini dapat mendorong seluruh wilayah di Maluku Utara menjadi daerah layak bagi anak, sebab anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bangsa dan negara.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir dengan penuh semangat sebab kota layak anak atau kota ramah anak adalah satu gagasan yang menunjukan jika lingkungan kota yang terbaik adalah lingkungan yang memiliki komunitas yang kuat secara fisik ”ucapnya

Menurut Musdarifa, KLA juga dapat membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi konvensi Hak Anak dalam kerangka hukum kedalam devenisi, strategi, dan intervensi pembagunan dalam bentuk kebijakan, kelembagaan, program dan kegiatan pembagunan untuk pemenuhan hak-hak anak pada wilayah kabupate/kota.

“Alhamdulillah kegiatan acara rapat koordinasi sosialisasi Kabupaten kota layak anak tahun 2022 telah selesai dilaksanakan. Semoga apa yang didapat ini terus meningkatkan potensi yang dimiliki dan Insya Allah bisa kita jalankan sesuai dengan apa yang dibahas pada Rakor ini,” harapnya.

Lanjut Musdarifa, Data pada Bimtek Sistem Informasi Kabupaten/Kota Layak Anak tanggal 23 sampai 24 Februari bahwa, presentase Provinsi Maluku Utara untuk kelembagaan dan klaster 1-5 masih di bawah angka rata-rata nasional.

“Atas dasar ini, DP3A Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan kegiatan Rakor Kota Layak Anak (KLA) di Provinsi Malut,”ujarnya.

Sekdedar diketahui, Pada pelaksanaan kegiatan Rakor KLA ini turut mengundang narasumber dari Pusat yakni Endah Sri Rejeki selaku Asisten Deputi di Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Bahkan Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala Dinas PPPA Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara. (Jr)


Share:
Komentar

Berita Terkini