Bupati Halmahera Timur Batalkan Status Kades Terpilih Ino Jaya

publisher: BrindoNews.com author photo

Ardiansyah Madjid.

HALTIM, BRN
- Polemik pemilihan Kepala Desa Ino Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, akhirnya kelar. Ini setelah panitia tingkat Kabupaten Halmahera Timur, memutuskan membatalkan status Yosefnat Maudul sebagai kepala desa terpilih di Desa Ino Jaya. 

Alasan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub mengeluarkan surat keputusan pembatalan karena menganggap administrasi pencalonan calon incumbent itu tidak memenuhi syarat pada pilkades serentak.

Keputusan pembatalan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/141/22/2022 tentang Penetapan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Desa Ino Jaya.

Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Kabupaten Halmahera Timur, Ardiansyah Madjid menyebutkan, alasan diterbitkannya surat keputusan perihal pembatalan tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 36 huruf d junto Pasal 37 Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2021.

Pengambilan keputusan sudah sesuai diktum kesatu dan fakta hukum hasil penyelesaian sengketa. Yosefnat Maudul dinyatakan tidak memenuhi syarat pencalonan.

Pertama, surat keterangan tanda kehilangan ijazah dari Polsek Wasile Selatan Nomor SKTLK/ 75/IX/2017/ SPKT tertanggal 12 September 2017 yang digunakan saat pencalonan telah kadaluarsa. Kedua, tidak ada surat keterangan pengganti ijazah dari sekolah asal.

Dengan dictum kesatu ini, sambung Ardiansyah, Bupati Ubaid Yakub kemudian mengeluarkan surat keputusan pembatalan dan menetapkan calon pemenang kedua, Syarif Hanafi sebagai calon penganti pemenang.

“Selanjutnya dilakukan pengesahan dan pengangkatan sebagai kepala desa (terpilih). Sementara kami lagi berkonsultasi dengan panitia desa melalui camat untuk proses pengusulan sebagai tindaklanjut SK bupati itu,” ucapnya.

“Pihak Yosefnat sodorkan surat penganti ijazah yang ditandatangani Kepala Cabang Dinas Pendidikan Halmahera Utara, tapi setelah kami konfirmasi ke Dikjar (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara) ternyata SK tersebut dibatalkan karena bukan kewenagan kepala cabang dinas. Maka sudah tidak ada lagi pertimbangan untuk menunda sengketa Ino Jaya itu,” ujarnya.

Ardiansyah menambahkan, jika tidak ada lagi kendala dalam pengusulan oleh panitia tingkat desa melalui BPD Desa Ino Jaya, maka dipastikan pelantikan kepala desa terpilih Syarif Hanafi bakal dilaksanakan waktu dekat.

“Kami tinggal menunggu itu (pengusulan pengangkatan dari BPD Desa Ino Jaya), kalau sudah selesai bisa dipastikan proses pelantikan segera dilaksanakan. Dan tidak ada alasan BPD dan panitia tingkat desa menghalangi SK bupati karena tugas mereka adalah menindaklanjuti SK Bupati. Kami sudah perintahkan camat untuk lakukan pertemuan dengan BPD dan Panitia Desa hari ini,” pungkasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini