Pedagang di Halmahera Timur Diminta Tak Naikkan Harga Migor

Redaksi author photo

Rickoh Debeturu.

HALTIM, BRN
- Pedagang sembilan bahan pokok dan pemilik toko di Kabupaten Halmahera Timur diminta untuk tidak bermain harga minyak goreng (migor). Menurut Rickoh Debeturu, permainan harga diambang batas harga eceran tertinggi bakal menguras ekonomi konsumen. 

Kepala Dinas Perindag dan UKM Halmahera Timur ini mengatakan, pihaknya sudah mewanti-wanti permainan harga semenjak migor mulai langka di pasaran.

“Kita sudah koordinasi dengan agen (distributor) di Surabaya untuk memastikan stok di Halmahera Timur. Para pedagang lapak maupun pemilik toko kami minta agar tidak mencuri peluang dan memanfaatkan kesempatan untuk main harga,” katanya, Senin 21 Maret.

Rickoh mengatakan, permainan harga jual yang tidak wajar perlu adanya intervensi pemerintah daerah. Langkah terpaksa diurung lantaran minyak goreng yang dijual bukan minyak subsidi pemerintah.

“Boleh kami ambil kebijakan itu, tapi itu bukan ranah pemerintah karena subsidi. Intervensi supaya para pedagang dan pemilik toko tidak mematok harga tinggi. Kami berharap harga minyak goreng yang dipatokan jangan terlalu tinggi, kalau pun dipatok harga diatas, maka akan sudah tidak wajar,” ujarnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini