Penjelasan Pemkab Halmahera Timur Saol Temuan Menara Masjid Iqra

publisher: BrindoNews.com author photo

Muliastuti.

HALTIM, BRN
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur meluruskan temuan BPK Perwakilan Maluku Utara atas pekerjaan tahap II Menara Agung Masjid Iqra Kota Maba. 

Pemerintah mengklaim pengerjaan menara masjid sesuai kontrak dan berdasarkan beberapa pertimbangan teknis. Keterlambatan progres sebagaimana temuan BPK tersebut ternyata pihak rekanan dan pejabat pembuat komitmen sudah disepakati kedua bela pihak.

“Terkait informasi indikasi (tindak pidana korupsi) itu tidak ada. Temuan BPK pada keterlambatan pekerjaan memang iya, tetapi progres pekerjaan yang dikerjakan oleh CV K sudah sesuai dokumen kontrak yang sudah disepakati antara PPK dan pelaksana berdasarkan beberapa pertimbangan teknis,” sebut Plt. Kepala Disperkim Halmahera Timur, Muliastuti ditemui Media Brindo Grup di kantor disperkim setempat, Selasa sore, 01 Februari 2022.

Muliastuti menyebutkan, denda keterlambatan pekerjaan 50 hari kalender senilai Rp13.788.257,09 juta telah dikembalikan ke kas negara. Pemeriksan BPK di awal 2020 tidak bisa dijadikan acuan penilaian, sebab proses pengerjaan belum mencapai 100 persen.

“Yang namanya pekerjaan belum selesai tentu BPK belum bisa menilai. Sisa pekerjaan yang belum selesai dikerjakan 10,89 persen atau sebesar Rp275.765.141,85 yakni item pekerjaan kubah menara Masjid Iqra Kota Maba. Dimana, kegaitan tersebut telah diselesaikan di tahun 2021. Jadi tahap II pembangunan menara masjid Iqra Kota Maba sudah selesai 100 persen di tahun 2021, dan telah dilakukan serah terima dari penyedia ke pemerintah,” terangnya.

Alasan mengapa pekerjaan tahap II menara Masjid Iqrah tidak selesai pada 2020, lanjut Muliastuti, dikarena adanya pengalihan anggaran atau refocusing. Hak dan kewajiban penyedia baru diselesaikan seluruhnya pada 2021.

“Jadi untuk pembangunan tahap II menara Masjid Iqra sudah selesai sesuai dengan yang tecantum dalam  kontrak dan adendum kontrak. Saat ini pemerintah daerah melalui dinas perkim, di tahun 2022 ini sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan lanjutan menara Masjid Iqra tahap akhir (tahap III),” katanya.

Muliastuti berharap akhir tahun ini pekerjaan menara masjid selesi 100 persen. Target ini menuyusul 2023 nanti Halmahera Timur menjadi tuan rumah pelaksaan STQ.

“Masjid Iqra adalah salah satu icon Kabupaten Halmahera Timur sesuai amanah pak bupati, karena itu diharapkan secepatnya bisa diselesaikan,” ucapnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini