DPRD Curiga Ada Kepentingan Oknum Panitia di Pilkades Halmahera Timur

publisher: BrindoNews.com author photo

Yusak Kiramis.

HALTIM, BRN
- Pelantikan 34 kepala desa hasil Pilkades serentak Halmahera Timur selesai sudah. Kendati begitu, belakangan timbul kejanggalan. 

Permasalahan yang diduga kepentingan individu panitia itu terlihat ketika Kepala Desa terilih Ino Jaya tak kunjung dilantik. Padahal, pemilihannya dilakukan bersamaan.

“Beberapa permasalahan pemilihan kepala desa yang belum selesai menjadi pokok kecurigaan DPRD. Kepentingan oknum di internal panitia kabupaten mulai nampak ketika kepala Desa terilih Ino Jaya belum dilantik,” kata Ketua Komisi I DPRD Halmahera Timur, Yusak Kiramis, Senin 17 Februari 2022.

“Ini adalah hal yang aneh. Kalau pemerintah bijak sesuai dengan rekomendasi pansus, yang sedang bersengketa dilantik saja, nanti setelah pelantikan baru dilanjutkan prosenya seperti apa. Apakah mau dipidana ataupun seperti apa,” tambah Yusak.

Hal tersebut bagi Yusak sesuatu yang aneh. Beberapa desa bersengketa juga sama, yaitu terdapat cakades yang tidak memenuhi syarat pencalonan dan cacat administrasi.

“11 kepala desa terpilih yang bersengketa sudah dilantik, tapi kenapa Desa Ino Jaya belum. Tentunya ini ada kepentingan pribadi yang bermain dalam kekuasaan, karena kalau tidak dilantik dalam proses sengkat maka jangan dilantika semua yang sedang berproses, sehingga tidak terkesan dipilah-pilah,” kesalnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini