DKP Maluku Utara Terus Matangkan Persiapan Festival Tomalou

publisher: BrindoNews.com author photo

Salah satu spot Festival Tomalou.

TIDORE, BRN
- Persiapan gelaran Festival Kampung Nelayan Tomalou di Tidore terus dimatangkan. Pemantapan ini menyusul waktu kegiatan di gelar pada 5 Maret 2022, bulan depan. 

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, Iwan Arsan mengatakan kesiapan festival sudah mencapai 75 sampai 80 persen.

Progres ini terus digenjot hingga 100 persen siap. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara, kata Iwan, terus memberikan dukungan sampai terselenggaranya Festival Kampung Nelayan Tomalou atau FKNT.

“Pembukaan FKNT akan dirangkaikan dengan peletakan batu pertama sentra nelayan terpadu yang dipusatkan di Kelurahan Tomalou,” kata Iwan saat disembangi di Tidore, Sabtu 19 Februari kemarin.

Iwan menyebutkan, Tomalou masuk dalam empat kampung dan desa nelayan yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. Dengan begitu, lanjut Iwan, Kampung Nelayan Tomalou masuk dalam daftar program KKP RI, yaitu kampung nelayan maju.

“Alhamdulliah, Keluarahan Tomalou masuk program Kampung Nelayan Maju yang ditetapkan Presiden RI,” ucapnya.

Kepala DKP Maluku Utara, Abdullah Assagaf menambahkan, Kelurahan Tomalou punya sejarah panjang sebagai kampung nelayan yang terkenal dengan ketangguhannya.

FKNT memiliki makna dan tujuan, dimana selain mempererat silaturahim antar nelayan di Maluku Utara, juga mengandung nilai-nilai budaya nelayan.

“Ivent ini mendapat dukungan tiga instansi di lingkup Pemerintah Maluku Utara, yakni DKP, dinas pariwisata, serta dinas pendidikan dan kebudayaan. Namun yang berperan paling besar itu ada di DKP, sisanya memback-up kegiatan. FKNT akan kita jadikan ivent nasional yang Insya Allah dilaksanakan ivent ketiga di tahun depan,” katanya. (jr/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini