Akademisi Nilai “Reshuffle” Kabinet Tauhid Kental Sentimen Politik

Redaksi author photo

Dr. Helmi Alhadar.

TERNATE, BRN
- Reshuffle kabinet di lingkup Pemerintah Kota Ternate dinilai masih kental dengan unsur politik. Tak heran, pengangkatan Direksi dan Dewas Perumda Ake Gaale maupun Pemberhentian Kepla Dinas PUPR Kota Ternate Tri  Risval Budiyanto, hingga pelantikan kepala-kepala sekolah pun mengundang reaksi publik. 

Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Helmi Alhadar mengatakan pengangkatan dan pemberhentian pejabat oleh Pemerintah Kota Ternate tampak syarat sentimen politik dan sangat vulgar.

Memang, kata Helmi, perombakan kabinet haknya Wali Kota Ternate selaku kepala daerah. Namun dilihat dari prosesnya ada yang cacat hukum dan secara adimistrasi itu melanggar.

 

“Sudah tentu Ini menunjukan kelemahan dalam menjalankan roda pemerintahan saat ini,” kata Helmi, Kamis 24 Februari 2022.

 

Hemli meragukan kabinet baru M. Tauhid Soleman ini mendongkrat popularitasnya. Terlebih memperbaiki wibawa pemerintahan Ternate Andalan.

 

“Sangat disayangkan jika hal seperti ini terus terjadi. Energi mereka akan terkuras dengan segala kegaduhan yang ada, sehingga merugikan kita semua (publik),” ujar Doktor Ilmu Komunikasi UMMU ini.

 

Helmi meminta dan menyarankan kepada Wali Kota Ternate secapatnya memperbaiki situasi pemerintahan. Terutama membangun komunikasi yang baik agar tercipta persepsi publik yang lebih positif. “Tentu ini untuk menghindari hal-hal yang berpotensi terjadi kedepan,” katanya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini