Warga di Dua Kecamatan Wasile Keluhkan Aktivitas Pasar

Redaksi author photo

Ilustrasi pasar. (dok. kompas.com)

HALTIM, BRN
- Warga SP2, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, mengeluhkan keberdaan empat pasar rakyat di Subaim, Kecamatan Wasile. Pasar tersebut dianggap masih jauh dari harapan. 

Salah satu yang dikeluhkan yaitu aktivitas jual beli tidak dilakukan setiap hari. Ade Hut mengatakan, transaksi di pasar tersebut hanya seminggu sekali.

Warga SP2, Desa Cemara Jaya ini mengaku keluhan serupa juga diluapkan warga Bumi Restu, Batu Raja, Dakaino dan Akedaga, Kecamatan Wasile. Ihwal yang dipertanyakan pun sama, yaitu tidak dilakukannya aktivitas jual beli setiap hari.

“Yang terjadi di lapangan itu aktivitas pasar hanya seminggu sekali. Pasar dibangun tujuannya mampuh menjawab kebutuhan sehari-hari masyarakat.  Apakah jadwal operasi di pasar itu sudah diatur oleh disperindag atau seperti apa?. Ataukah ini sebuah kesengajaan pihak yang berwenang. Kalau aktivitas pasar dibuka setiap hari, sudah tentunya memberikan dampak positif bagi pedagang,” ucapnya.

Kapala Bidang Perdagangan Lutfi Karim mengatakan, pihaknya bakal menjadwalkan pemanggilan terhadap pengelolaan pasar. Ini dilakukan supaya mempertanyakan akar masalah.

“Keluhan warga itu kami akomodasi dan nanti dijadwalkan panggil pihak pengelola. Jadwal aktivitas pasar ditentukan oleh pengelola bukan kami (dinas perindustrian perdagangan koperasi dan UKM). Saya sudah turun dan tanya langsung ke pedagang ternyata benar masalahnya,” ujar Lutfi.

Lutfi menyarankan, aktivitas jual beli di empat pasar itu sebaiknya dibuka tiap hari. Dengan bagitu, pendapatan pedagang bisa meningkat dan PAD sektor retribusi pasar bisa lebih bertambah. 

“Kalau aktivitas dibuka setiap hari, otomatis pendapatan pedagang bisa meningkat. Persoalan ini nanti kami bicarakan di internal Dinas, selanjutnya kami akan tindaklanjuti ke lapangan,” ujarnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini