Usulan Kecamatan Baru di Halmahera Timur Mengendap di Meja Gubernur

Redaksi author photo

Muhammad Zulkifli.

HALTIM, BRN
- Dokumen usulkan pemekaran kecamatan baru di Kabupaten Halmahera Timur belum diteken Gubernur Abdul Gani Kasuba. Padahal, tambahan kecamatan yang rencananya dinamai Kecamatan Wasile Barat Daya itu diusulkan pada 2020 lalu. 

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Halmahera Timur, Muhammad Zulkifli mengatakan, usulan pemekaran kecamatan baru belum dikabulkan Gubernur Abdul Ghani Kasuba.

“Sampai sekarang, rekomendasi persetujuan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba belum ada. Pemerintah daerah masih menunggu apakah disetujui atau tidak rencana pemekaran,” kata Zulkifli ketika disembangi Media Brindo Grup (MBG) di Kantor Bupati Halmahera Timur, Selasa, 25 Januari 2022.

Zulkifli menyebutkan, Desa Fayaul dan Saramaake yang diusulkan adalah dua desa yang diusulkan kepada Gubernur AGK. Dua Desa itu nanti ditetapkan salah satunya sebagai pusat ibu kota kecamatan.

“Kewenangan untuk menetapkan ada di tangan Gubernur AGK. Rekomendasi persetujuan kalau sudah ada maka selanjutnya pemerintah daerah tindaklanjut ke Mendagri RI Tito Karnavian,” jelasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini