Putusan 12 Sengketa Pilkades Halmahera Timur Berpotensi Dibatalkan

Redaksi author photo

Yusak Kiramis.

HALTIM, BRN
- Komisi I DPRD Halmahera Timur menaruh rasa ragu-ragu terhadap keputusan panitia pemilihan kepala desa tingkat kabupaten. Beberapa permasalahan yang ditemukan menjadi alasan mengapa DPRD meragukan. 

Salah satunya ASN yang ikut calon tanpa surat keputusan bupati sebagai syarat administrasi. Ditambah lagi beberapa calon kepala desa yang dianggap dokumen pencalonannya terindikasi dipalsukan.

“Ini yang membuat kami ragu,” kata Ketua Komisi I DPRD Halmahera Timur, Yusak Kiramis ketika disembangi Media Brindo Grup (MBG) di Kantor DPRD Halmahera Timur, Senin, 10 Januari.

Yusak menyatakan, hasil keputusan panitia tingkat Kabupaten terhadap 12 sengketa pemilihan kepala desa berpotensi dibatalkan. Upaya panitia khusus atau pansus untuk mencari tahu akar permasalahan terus dilakukan. 

“Kami tinggal tunggu rekomendasi akhir tim pansus. Menyangkut calon ASN dan beberapa dokumen pencalonan yang dianggap bermasalah berpotensi dibatalkan, ini tergantung rekomendasi pansus. Pekan depan pasti sudah ada hasil pansus, kami juga ingin supaya masalah ini cepat clear,” jelasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini