PUPR dan Oknum DPRD Malut Diduga Sekongkol Soal Proyek Talud

publisher: BrindoNews.com author photo

Proyek talud penahan tebig tepat dibawah Cafe D'Clips milik anggota DPRD Maluku Utara, Rosdiayan Syarif.

TERNATE, BRN - Pekerjaan talud penahan tebing di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, belakangan mulai diragukan.

Paket dengan nilai Rp1,2 miliar yang dikerjakan CV. Indi Rekacipta Persada itu disebut hanya bersongkol Bidang Cipta Karya PUPR Maluku Utara untuk melindungi usaha salah satu oknum anggota DPRD dari longsor. 

Dugaan sekongkol dengan alasan mitigasi bencana ini bisa dibilang benar adanya. Penelusuran brindonews.com, proyek dengan nomor kontrak 600.640/SP/DPUPR-MU/CK/APBD-BG.LINGK-16/2021 tanggal 12 Oktober tahun 2021 itu dikerjakan setelah bisnis cafe milik oknum anggota DPRD beroperasi di lokasi tersebut. Pekerjaan dilakukan dalam waktu 90 hari.

Para warga setempat mengaku heran. Padahal, ancaman lonsor itu diwanti-wanti sejak lama.

“Herannya, nanti ada cafe baru dong (Bidang Cipta Karya PUPR Maluku Utara) bikin,” ucap KR, salah satu warga Kalumata yang ditemui tak jauh dari cafe milik oknum anggota DPRD, 2 Januari kemarin.

KR mengatakan, ancaman longsor di lokasi tersebut bukan hanya mengancam bangunan cafe saja. Kuburan dan badan jalan juga ikut terancam kalau tidak diatasi.

“Tapi taludnya dikerjakan tepat dibawah bangunan cafe,” katanya.

Rosdiyana Syarif dikonfirmasi mengatakan, nomenklatur proyek tersebut untuk pengamanan badan jalan dan  kerjakan bertahap.

“Karena anggarannya terbatas, dan kebetulan titik nol pekerjaanya di mulai dari situ (tepat dibawah bangunan cafe). Untuk hal-hal teknis silahkan konfirmasi ke dinas PUPR Provinsi Maluku Utara. Setahu saya, proyek ini untuk penahan jalan dari abrasi,” kata Rosdiyana, 9 Januari.

Anggota DPRD Maluku Utara dan pemilik cafe D’Clips ini menambahkan, proyek talud ini kemungkinan dilanjutkan 2022. Kendati begitu, Rosdiayana mengaku belum mengetahui kapan waktunya.

“Pekerjaan ini paket 2021. Harus disambung (dilanjutkan) karena penting untuk melindungi badan jalan dari abrasi. Berharap dengan adanya proyek tersebut dapat mengamankan jalan dari abrasi. Insyah Allah, saya akan perjuangkan demi kepntingan masyarakat,” ucapnya.

Pejabat pembuat komitmen proyek talud penahan tebing, Mirza Ahmad dikonfirmasi belum terhubung. Kepala bidang Cipta Karya PUPR Maluku Utara belum memberikan penjelasan hingga berita ini di publis pukul 22.00 WIT. (jr/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini