Pengesahan Perda PDAM Halmahera Timur Tunggu Finalisasi Bisnis Plan

Redaksi author photo

Ashadi Tajuddin.

HALTIM, BRN
- Pembahasan ranperda tentang Perusahaan Daerah Air Minum masuk skala prioritas DPRD Halmahera Timur. 

Pengesahan ranperda menjadi peraturan daerah tinggal menunggu finalisasi beberapa poin urgensi dari pemerintah daerah. Salah satunya bisnis plan-nya.

Kepastian pembahasan tersebut diutarakan Ketua Komisi III DPRD Halmahera Timur, Ashadi Tajuddin, Selasa malam, 11 Januari. Kepada Media Brindo Grup Ashadi mengatakan, penetapan ranperda PDAM menjadi peraturan daerah tinggal selangkah lagi.

“Kami menunggu bagian hukum dan organisasi memfinalisasi bisnis plan-nya dulu. Kami juga baru tahu setelah penyusunan ranperda PDAM kalau salah satu syaratnya harus punya bisnis plan. Ini setelah bagian hukum berkonsultasi dengan salah satu Direktorat Jendral di Kemendagri RI. Bisnis plan itu yang perlu disiapkan dulu,” jelas Ashadi.

Politisi Partai Hanura itu menambahkan, dasar hukum icon daerah atau PDAM itu sebelum diperdakan, perlu dibersihkan banyak hal, termasuk penamaan PDAM.

“Kami juga meminta kepada dinas perkim dan bagian hukum agar membuat satu rangkuman menyangkut hal-hal yang perlu ditambahkan maupun dikurangi. Sehingga pada saat finalisasi tidak ada lagi perdebatan panjang. Kami DPRD akan siapkan beberapa nama Perusda PDAM agar dikonsultasikan kepada Bupati untuk disepakati diantara satu,” tuturnya.

Ashadi bilang, setelah bisnis plan-nya disiapkan oleh pemerintah daerah, baru bisa diprediksi berapa besar penyertaan modal yang akan disiapkan untuk mengoperasikan perusahaan daerah tersebut.

“Berapa besar penyertaan modal yang dibutuhkan kami belum bisa pastikan. Penganggaran bisa diketahui apabila bisnis plan-nya sudah ada. Apabila finalisasinya sudah selesai, selanjutnya kami akan konsultasikan ke kementerian,” ucapnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini