Pelantikan Dewas Ake Gaale Cacat Administrasi

Redaksi author photo

Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara.

TERNATE, BRN
- Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku Utara, meniali Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman tidak cermat dalam mengambil kebijakan. 

Keputusan dilantiknya Hasan Musana Matdoang sebagai Anggota Dewan Pengawas Perumda Ake Gaale dianggap cacat administrasi.

Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Sofyan Ali mengatakan, pelantikan jajaran dewas pengawas (dewas) pada Rabu kemarin bentuk ketidakcermat Wali Kota Ternate. Surat Keputusan atau SK yang dikelurkan pun dengan sendirinya cacat.

“Karena itu dilakukan tidak sesuai atau mengikuti prosedur yang dilalui,” kata Sofyan, saat disembangi brindonews.com di ruang kerjanya, Kamis siang, 20 Januari.

Langkah pembatalan SK dewan pengawas, menutur Sofyan merupakan keputusan tepat. Tujuan yaitu mengantisipasi pelomik yang mungkin berimbas panjang.

“Orang-orang yang dilantik itu harus melalui mekanisme, dan dinyatakan lolos seleksi dalam setiap tahapan. Ini yang harus di cermati setiap pejabat publik, sehingga kedepan tidak kekeliuruan seperti ini tidak terulang lagi di Pemerintah Kota Ternate,” terangnya.

Sofyan mengatakan, secara kelembagaan menyaran kepada M. Tauhid Soleman selaku kepala daerah perlu ikhtiar mengambil keputusan. Dalam memutuskan kebijakan tidak boleh dikaitkan hal-hal tertentu. 

“Jangan karena yang bersangkutan tidak mengikuti seleksi, tiba-tiba dilantik. Ini yang harus diperhatikan, iktiarnya kemudian persolan ini tidak menimbulkan polemik di publik,” ujarnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini