GCW Bakal Laporkan Kabid Cipta Karya PUPR ke Kejati Malut

Redaksi author photo

Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara.

TERNATE, BRN
- Gamalama Coruption Whatc Provinsi Maluku Utara, bakal memperkarakan Mirza Ahmad ke aparat penegak hukum. 

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Maluku Utara diadukan atas sejumlah proyek yang tanganinya diduga bermasalah.

Koordinator Gamalama Coruption Whatc (GCW) Maluku Utara, Muhidin menyatakan, laporan terhadap Mirza Ahmad dimasukan waktu dekat.

Proyek yang dilaporkan diantaranya, pekerjaan talud penahan ombak di Desa Samo, Kecamatan Gane Barat Utara, Halmahera Selatan.  Item fisik senilai Rp600 juta ini diduga material batu karang.

Kemudian pekerjaan fisik penataan kawasan strategi ibu kota provinsi penyedia sarana area pameran UMKM senilai Rp3,9 miliar. Juga diduga pelaksanaanya tidak sesuai dengan dokumen perencaan, Bahkan ada mark up anggaran. Lalu pekerjaan tahap I perumahan ASN III.

Ketiga proyek yang diduga bermasalah ini, lanjut Muhidin, melekat di Dinas PUPR Maluku Utara, dan PPK nya Mirza Ahmad. Semua bukti dugaan sudah disiapkan, tinggal dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

“Kami sudah kantongi semua bukti, baik itu dokumen perencanaan dan gambar. RAB serta bukti fisik dilapangan sudah ada,” kata Muhidin, Jumat, 21 Januari.

Muhidin mengatakan, proyek operasional pameran UMKM STQ Nasional ini diduga mengabaikan dokumen perencanaan. Selain mengubah arah gedung, juga tidak dibuatkannya area parkir dan taman.

“Padahal, dalam dokumen perencaan itu terdapat area parkir dan taman. Harusnya pekerjaan sesuai dokumen perencanaan, namun fakta dilapangan kontrakator dan PPK patut diduga dengan sengaja mengabaikan itu,” ujarnya.

Alasan melaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, sambung Muhidin, ada rencana kerjasama atau “konspirasi” antara PPK dan kontraktor. Ini terlihat proyek tersebut seolah dipakasan selesai secepatnya, meskipun tidak sesuai gambar. 

“Yang pasti GCW secara kelembagaan melaporkan masalah ini dalam waktu dekat,” tandasnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini