Panitia Kabupaten take over PSU Pilkades Pintatu Halmahera Timur

Editor: BrindoNews.com author photo

Ardiansyah Madjid.

HALTIM, BRN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memutuskan mengulang pemilihan Kepala Desa Pintatu, Kecamatan Wasile Selatan. Panitia kabupaten nantinya take over langsung pemungutan suara ulang. 

Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Setda Halmahera Timur, Ardiansyah Madjid menyatakan, ada beberapa alasan penyebab pemungutan suara ulang. Salah satunya salah hitung oleh KPPS, dan 12 pemilih menggunakan formulir undangan pemilih lain saat mencoblos.

“Sengketa ini dimohonkan pengugat atas nama Jefri Popala. Setelah mencermati dan mempelajari materi gugatan, kami mengganggap ada yang janggal, bahkan pelanggarannya dianggap sangat ekstrim. Kebijakan itu (mengijinkan 12 pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT) dibuat oleh salah satu anggota KPPS,” kata Ardiansyah, ketika disembangi brindonews.com , Selasa, 21 Desember.

Temuan tersebut, lanjut Ardiansyah, dibuktikan dengan daftar hadir. Juga ditemukan satu pemilih tidak memenuhi syarat namun diikutsertakan memilih.

“Dikatakan TMS karena tidak punya KTP dan hanya mengunakan surat keterangan camat yang diterbitkan sejak 2017 lalu. Atas temuan ini dan berdasarkan materi gugatan, panitia kabupaten berkesimpulan bahwa panitia desa tidak netral dan berpihak untuk memenangkan salah  satu calon kandidat. terbukti ketika pada saat coblos, internal panitia desa terpecah jadi dua kubu,” ucapnya.

Ardiansyah menambahkan, dari 12 desa yang ajukan sengketa pilkades, tiga diantaranya sudah diputuskan dilakukannnya PSU. Sedangkan Desa Wailukum, Kecamatan Kota Maba telah selesai penghitungan suara dalan sudah ada calon pemenang.

“Sedangkan Desa Pintatu masih tunggu tahapan pelaksaan PSU. Sementara Saramaake dan Waijoi dilakukan hitung ulang surat suara. Berharap warga di tiga desa ini bisa terima putusan panitia kabupaten untuk lakukan PSU dan hitung ulang surat suara. Diharapkan masyarakat Pintatu tidak lagi menolak PSU,” ujarnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini