Komisi III DPRD Ternate Soroti Kinerja Dinas Sosial

Editor: BrindoNews.com author photo

Nurlaela Syarif.

TERNATE, BRN
- Kemeterian Sosial RI memangkas dua ribu penduduk Kota Ternate penerima manfaat BPJS kesehatan. Pengurangan ini buntut dari tidak validnya data terpadu kesejateraan sosial atau DTKS.

Pernyataan ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syafir ketika dihubungi brindonews.com, Kamis 4 sore November. Nurlalela mengatakan, pemangkasan ini akibat kelalaian Dinas Sosial Kota Ternate dalam meng-update data. 

“Harusnya per tanggalnya terus di update.  Akibat kelalaian data terpadu kesejateraan social ini sebagian masyarakat Kota Ternate tidak bisa terlayani dengan fasilitas BPJS kesehatan,” katanya.

Srikandi NasDem yang akrab disapa Nela ini menyebutkan, presentase penduduk Kota Ternate yang memiliki kartu BPJS kesehatan sebesar 15 persen dari total penduduk 201,334 jiwa. Capaian ini jauh lebih rendah dibanding Kabupaten Pulau Morotai yang masyarakatnya 100 persen mendapat pelayananan BPJS kesehatan.

“Bedanya karena Morotai selalu perbarui DTKS, sementara kita di Ternate tidak ada. Padahal kalau dinas sosial maksimal lakukan pendataan terpadu kesejateraan sosisal masyarakat, ada alokasi APBN dan bantuan anggaran BPJS kesehatan dari Provinsi Maluku Utara. Sisanya Pemerintah Kota Ternate tinggal menambahkan (sesuai kebutuhan),” ujarnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini